Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pembangunan infrastruktur dan pengembangan kawasan industri sebagai prioritas utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Aula Merah Putih Pemprov Bengkulu, Jumat (10/4/2026).
Forum tahunan yang dihadiri jajaran Forkopimda serta kepala daerah se-Provinsi Bengkulu itu menjadi penentu arah kebijakan pembangunan daerah ke depan, sekaligus menyelaraskan program dengan agenda nasional.
Helmi menekankan, penguatan infrastruktur menjadi fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian yang masih menjadi tulang punggung Bengkulu.
“Kita akan fokus pada infrastruktur. Di tahun pertama, pembangunan sudah dimaksimalkan. Jika infrastruktur baik, hasil pertanian juga meningkat,” ujar Helmi.
Ia menambahkan, selain infrastruktur, pemerintah provinsi mulai mendorong percepatan pembangunan kawasan industri sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing daerah.
“Selain itu, kita akan fokus pada pembangunan kawasan industri. Medan sudah terbukti, sementara Bengkulu belum,” katanya.
Menurut Helmi, kebijakan tersebut menjadi bagian dari agenda besar kepemimpinan Helmi-Mian untuk membuka akses wilayah, terutama daerah terpencil, sekaligus memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat.
Di sisi lain, ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar arah pembangunan berjalan terukur dan berkelanjutan.
“Kita harus tegak lurus dengan pemerintah pusat agar pembangunan terarah, menuju Bengkulu yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang mengikuti kegiatan secara virtual mengingatkan agar perencanaan pembangunan daerah adaptif terhadap tantangan zaman.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program harus selaras dengan prioritas nasional, tidak hanya fokus fisik, tetapi juga SDM,” ujarnya.
Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto yang hadir langsung dalam forum tersebut memastikan komitmen daerahnya untuk mendukung arah pembangunan terintegrasi.
Ia menyebut, usulan program Bengkulu Tengah pada 2027 akan difokuskan pada infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Musrenbang ini menjadi wadah strategis untuk memastikan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Rachmat.





