Bengkulu – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu mengintensifkan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas), yayasan, dan perkumpulan masyarakat guna memastikan seluruh organisasi memiliki legalitas resmi dan tertib administrasi.
Langkah tersebut dipimpin langsung Kepala Kesbangpol Kota Bengkulu, Saipul Apandi, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di daerah.
Saipul menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh organisasi yang beroperasi di Kota Bengkulu berjalan sesuai ketentuan hukum dan selaras dengan arah pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh ormas, yayasan, dan perkumpulan di Kota Bengkulu ini memiliki legalitas yang sah dan terdaftar resmi,” ujar Saipul saat memberikan pembinaan kepada pengurus organisasi masyarakat.
Menurutnya, tertib administrasi tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan fondasi hukum agar seluruh aktivitas organisasi dapat dipertanggungjawabkan secara jelas di tengah masyarakat.
Ia menilai keberadaan ormas dan yayasan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan daerah. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi syarat utama membangun kemitraan yang sehat.
Kesbangpol juga meminta seluruh organisasi aktif memperbarui data kepengurusan serta melaporkan program kerja secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk memudahkan proses pengawasan sekaligus sinkronisasi dengan program pemerintah daerah.
Selain fokus pada administrasi, pembinaan juga diarahkan untuk memperkuat peran organisasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bengkulu.
“Ormas dan perkumpulan harus menjadi lem perekat sosial, bukan pemicu polarisasi,” kata Saipul.
Ia meminta seluruh pengurus organisasi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik sosial di lingkungan masing-masing dan segera berkoordinasi dengan Kesbangpol apabila menemukan indikasi yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
Melalui pembinaan tersebut, Pemkot Bengkulu berharap tercipta ekosistem organisasi masyarakat yang mandiri, profesional, sehat, dan mampu menjadi penggerak aktif dalam mendukung visi pembangunan Kota Bengkulu bersama wali kota dan wakil wali kota.





