Bengkulu Tengah – Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., mengaku bangga dapat kembali ke tanah kelahirannya di Bengkulu saat menghadiri kunjungan kerja di Kabupaten Bengkulu Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Kehadiran Indra Utama bersama rombongan disambut langsung Bupati Bengkulu Tengah di Mess Bupati Bengkulu Tengah. Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan aparatur desa dalam mendorong pembangunan desa.
Dalam sambutannya, Indra Utama menegaskan ABPEDNAS hadir untuk memperkuat fungsi dan kapasitas BPD agar mampu berjalan seiring dengan pemerintah desa dalam membangun wilayah masing-masing.
“Sebagai putra daerah Bengkulu, saya memiliki kedekatan emosional dengan daerah ini. ABPEDNAS hadir untuk memperkuat peran dan fungsi BPD agar mampu bersinergi dengan pemerintah desa dalam membangun desa yang mandiri dan maju,” ujar Indra Utama.
Ia juga mendorong agar berbagai program strategis ABPEDNAS segera dijalankan di Bengkulu Tengah, termasuk program Jaksa Jaga Desa yang fokus pada pendampingan hukum dan penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Menurutnya, peningkatan pemahaman aparatur desa terhadap regulasi menjadi penting agar pengelolaan pemerintahan desa berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
“Kami berharap berbagai program ABPEDNAS dapat segera dilaksanakan di Bengkulu Tengah. Kami juga mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan agar program-program tersebut dapat berjalan secara maksimal,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bengkulu Tengah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum DPP ABPEDNAS ke daerah tersebut. Ia menilai kehadiran tokoh nasional asal Bengkulu itu menjadi peluang besar untuk memperkuat kapasitas desa dan BPD di Bengkulu Tengah.
“Saat ini Bengkulu Tengah memiliki 142 desa dan 1 kelurahan yang digerakkan sekitar 700 aparatur desa. Kehadiran ABPEDNAS harus dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi ada putra daerah Bengkulu yang kini berada di tingkat nasional dan siap memperjuangkan kepentingan desa,” ujar Bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi ABPEDNAS dengan Kejaksaan melalui program Jaksa Jaga Desa guna memberikan edukasi hukum kepada pemerintah desa dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut memperkenalkan sejumlah produk unggulan Bengkulu Tengah seperti Jeruk Kalamansi dan Batik Sungai Lemau yang terus dikembangkan sebagai potensi ekonomi daerah.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, unsur Forkopimda, Sekda Bengkulu Tengah Tomi Marisi, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah Susilo Damarini Rachmat, jajaran kepala OPD, pengurus ABPEDNAS, APDESI, para kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi tata cara pendaftaran anggota dan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) ABPEDNAS bagi peserta yang hadir.





