Bengkulu – Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan pentingnya kompetisi rutin untuk membentuk mental juara atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Bengkulu menuju level nasional.
Hal itu disampaikan Teuku usai pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Antar Perkumpulan se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Kolam Renang Gelora Merah Putih Bengkulu, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, kejuaraan seperti Kejurprov renang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet karena mampu meningkatkan kualitas latihan dan pengalaman bertanding.
“Kalau kompetisi sering dilakukan, otomatis latihan atlet menjadi lebih rutin dan terarah. Atlet juga terbiasa menghadapi lawan-lawan yang berbeda sehingga kemampuan mereka terus berkembang,” ujar Teuku.
Ia mengatakan budaya kompetisi yang berjalan berkelanjutan akan membuat dunia olahraga Bengkulu semakin hidup. Atlet tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki target prestasi yang ingin dicapai di setiap pertandingan.
“Kompetisi itu menjadi pemicu utama pembinaan. Kalau atlet sering bertanding, mental juara mereka akan terbentuk,” katanya.
Teuku menyebut Bengkulu memiliki banyak atlet potensial, termasuk di cabang olahraga renang. Karena itu, KONI Bengkulu menargetkan cabang tersebut mampu memberikan kontribusi medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Kita ingin target PON bukan hanya sekadar ikut. Kita harus mengejar emas, termasuk dari cabang renang,” tegasnya.
Selain mendorong pembinaan atlet, KONI Bengkulu juga menyiapkan agenda olahraga berskala besar yang akan digelar rutin setiap tahun. Salah satu rencana yang tengah dipersiapkan ialah pelaksanaan turnamen serentak seluruh cabang olahraga pada momentum 17 Agustus mendatang.
Event tersebut rencananya akan memperebutkan berbagai trofi bergengsi seperti Piala Gubernur, Piala Kapolda hingga Piala Danrem.
“Kita ingin nanti ada calendar event olahraga Bengkulu yang tetap setiap tahun. Jadi olahraga kita lebih hidup dan atlet punya banyak jam terbang,” ujar Teuku.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu menilai Kejurprov Renang 2026 menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet usia muda.
“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk meraih prestasi, tapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat persaudaraan antar daerah serta menumbuhkan sportivitas dan disiplin,” kata Herwan.
Ia mengungkapkan sekitar 600 atlet dari berbagai daerah di Bengkulu ikut ambil bagian dalam Kejurprov Renang 2026. Tingginya jumlah peserta dinilai menjadi sinyal positif perkembangan olahraga renang di Bengkulu.
Menurut Herwan, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga akan terus mendukung pengembangan olahraga akuatik, termasuk peningkatan fasilitas olahraga. Ia menyebut Kolam Renang Gelora Merah Putih yang sebelumnya diperbaiki pada 2025 kini diharapkan dapat dikelola lebih maksimal untuk pembinaan atlet.
“Saya setuju pengelolaannya misalnya dikelola oleh pengurus Akuatik. Tinggal kita bahas bersama,” ujarnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, Kejurprov Renang Bengkulu 2026 diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama Bengkulu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.





