Seluma – Audiensi antara Himpunan Mahasiswa Seluma (Himasel) dan Pemerintah Kabupaten Seluma bersama Bupati Teddy Rahman menyoroti sejumlah persoalan strategis daerah, mulai dari pelayanan publik hingga rencana tambang emas, Senin (4/5/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Himasel Rego Bangkito bersama empat anggotanya. Dalam forum itu, mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah daerah belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat.
Rego menyampaikan, ada enam isu utama yang dibawa Himasel dalam audiensi tersebut. Pertama, pelayanan publik yang dinilai belum maksimal dan masih membutuhkan perbaikan.
Kedua, persoalan infrastruktur, terutama di sektor pendidikan, jalan, dan jembatan yang dianggap belum memadai dan perlu perhatian serius pemerintah.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti integritas aparatur sipil negara (ASN) serta kebijakan pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat.
Isu lain yang turut diangkat yakni dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan pemerintahan serta rencana aktivitas tambang emas yang dinilai harus dikaji secara menyeluruh dampaknya.
“Jika aspirasi kami tidak terpenuhi, maka kami akan melakukan aksi-aksi,” tegas Rego usai audiensi.
Di luar isu kebijakan, Himasel juga menyampaikan tuntutan terkait kesejahteraan mahasiswa. Rego mengungkapkan banyak mahasiswa asal Seluma berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Kami meminta pemerintah daerah memberikan dukungan nyata bagi mahasiswa, karena banyak dari kami yang untuk kebutuhan sehari-hari saja masih kesulitan,” ujarnya.
Himasel juga mendorong pemerintah daerah menyediakan fasilitas mess bagi mahasiswa Seluma yang menempuh pendidikan di luar daerah, khususnya di Kota Bengkulu.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Teddy Rahman disebut telah memberikan respons dan berkomitmen untuk mengupayakan solusi atas berbagai tuntutan yang disampaikan.
Meski demikian, Himasel menegaskan akan terus mengawal komitmen tersebut dan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lanjutan jika belum ada realisasi konkret.





