Komisi II DPRD Bengkulu Sidak Proyek Jalan Rp51 Miliar, Serap Keluhan Warga

Bengkulu – Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek rekonstruksi Jalan Padang Betuah–Perbo yang dibiayai APBD sebesar Rp51 miliar, Kamis (30/4/2026), sebagai bagian dari penguatan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan.
Sidak tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu Tejo Suroso, dengan tujuan memastikan progres pekerjaan sesuai rencana sekaligus menjawab laporan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Darmawan mengatakan, kunjungan lapangan menjadi langkah penting untuk memverifikasi langsung berbagai aspirasi dan keluhan yang diterima dewan.
“Kita tentu sudah menerima banyak laporan dari masyarakat. Dengan sidak, kita bisa melihat langsung kondisi sebenarnya dan mengevaluasi apa yang perlu diperbaiki,” ujar Darmawan, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, pengawasan tidak hanya menitikberatkan pada penyelesaian fisik proyek, tetapi juga memastikan hasil pembangunan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan, masukan dan kritik yang disampaikan DPRD merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelaksanaan program pembangunan di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu Tejo Suroso mengakui terdapat sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan proyek sejak awal tahun hingga triwulan pertama.
“Kondisi cuaca, faktor geografis, hingga dinamika administrasi menjadi tantangan yang harus kami sesuaikan. Karena itu, komunikasi dengan DPRD terus kami bangun agar tidak terjadi kesalahpahaman,” katanya.
Tejo juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Bengkulu, mengingat setiap anggota dewan membawa aspirasi dari daerah pemilihannya masing-masing.
“APBD merupakan instrumen pemerataan yang harus dirasakan seluruh masyarakat. Pembangunan tidak boleh terpusat pada satu wilayah saja, tetapi harus merata demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Melalui sidak ini, DPRD berharap pelaksanaan proyek strategis tersebut berjalan lebih optimal dan tepat sasaran, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. (ADV)





