Bengkulu – PT Attalah Mandiri Perkasa kembali membuka Pendidikan Dasar (Diksar) Satuan Pengamanan (Satpam) angkatan ke-32 pada Senin, 27 April 2026, dengan melibatkan 58 peserta dari berbagai kabupaten sebagai bagian dari penguatan tenaga keamanan profesional.
Program ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan tenaga satpam yang kian meningkat di sektor industri dan jasa, sekaligus memastikan kualitas sumber daya manusia tetap terjaga.

Direktur Utama PT Attalah Mandiri Perkasa, Nilda Yuliarti, M.H. menegaskan pelatihan dirancang secara terstruktur agar menghasilkan tenaga pengamanan yang siap terjun ke dunia kerja.
“Program ini kami rancang untuk mencetak tenaga pengamanan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga sikap profesional, tanggung jawab, serta etika dalam menjalankan tugas,” ujar Nilda, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, perkembangan dunia usaha mendorong kebutuhan akan satpam yang tidak hanya terampil, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di lapangan.
Karena itu, peserta Diksar akan dibekali materi yang mencakup kedisiplinan, keterampilan teknis, hingga pembentukan karakter kerja selama masa pelatihan.
Kegiatan ini juga merupakan agenda rutin perusahaan dalam menjaga kesinambungan peningkatan kualitas tenaga kerja di bidang jasa pengamanan.
PT Attalah Mandiri Perkasa sendiri merupakan perusahaan penyedia jasa alih daya yang melayani kebutuhan tenaga kerja seperti satpam, cleaning service, driver, pramubakti, hingga tenaga pendukung operasional lainnya.
Melalui Diksar angkatan ke-32 ini, perusahaan optimistis mampu mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing, sekaligus memperkuat kualitas layanan di sektor pengamanan dan kebersihan.





