Alaku

Gubernur Helmi Hasan Resmikan MPLS Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Gratis Kian Luas

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan membuka Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Senin (20/7/2026).(Foto:Ardianto/repoeblik.com)

BengkuluGubernur Bengkulu Helmi Hasan membuka Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Senin (20/7/2026). Kehadiran sekolah berasrama yang sepenuhnya gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang menyediakan pendidikan gratis mulai jenjang Sekolah Rakyat Dasar (SRD), Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP), hingga Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA). Pembangunan sekolah didanai melalui APBN dengan dukungan sektor swasta dan kolaborasi lintas kementerian.

Di Provinsi Bengkulu, program tersebut berada di bawah naungan Sentra “Dharma Guna” Bengkulu sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI. Setelah memulai kegiatan belajar sejak 2025 melalui SRMA 6 Kota Bengkulu sebagai sekolah rintisan dengan 92 siswa, kini para peserta didik telah menempati gedung baru di Jalan Serawai, Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan bahwa pendidikan menjadi fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Ia menyebut dimulainya aktivitas di Sekolah Rakyat sebagai momentum bersejarah bagi Bengkulu dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

“Hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi Sang Saka Merah Putih, bagi Indonesia tercinta. Untuk negara yang ingin maju harus fokus pada pendidikan. Kita hari ini menjadi saksi sejarah, api kebangkitan telah mulai dikobarkan dari Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih,” ujar Helmi Hasan.

Ia juga mengingatkan para peserta didik agar memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Setiap anak bangsa harus mendapatkan hak yang sama, mendapatkan kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan berkualitas. Hari ini seolah kita berada di sekolah internasional. Maka bersungguh-sungguhlah menimba ilmu di sini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu Hari Setiadi mengatakan Sekolah Rakyat menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif sekaligus membentuk karakter generasi muda. Pada Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu menerima 270 siswa yang tersebar pada jenjang SRD, SRMP, dan SRMA.

“Kami dari Kementerian Sosial berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan di Bengkulu dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BPS, Kementerian PU, serta berbagai pihak lainnya,” ujar Hari.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu, Yuliarma Yenni, berharap keberadaan sekolah tersebut mampu menekan angka putus sekolah di Bengkulu sekaligus mencetak lulusan yang religius, unggul, berprestasi, dan memiliki daya saing global.

Melalui kegiatan Open House, masyarakat juga diberi kesempatan melihat secara langsung fasilitas asrama, ruang belajar, sistem pendidikan, serta berbagai program pembinaan yang diterapkan di Sekolah Rakyat. Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi, Senator Destita, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan