Gerbang Tol Bengkulu (foto: dok istimewa)
Gerbang Tol Bengkulu (foto: dok istimewa)

Ketua DPD RI Kawal Tol Bengkulu-Lubuklinggau Demi Percepat Ekonomi Sumbagsel

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan komitmennya mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis di wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), khususnya kelanjutan Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau dan pengembangan pelabuhan.

Komitmen itu disampaikan Sultan usai memberikan kuliah umum di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Senin (11/5/2026). Menurutnya, pembangunan konektivitas menjadi langkah penting untuk membuka akses ekonomi baru bagi Bengkulu dan wilayah pesisir barat Sumatra.

Sultan B. Najamuddin Dorong Kampus Tetap Kritis Kawal Demokrasi dan Indonesia Emas
Ketua Sultan B. Najamuddin saat memberikan kuliah umum bertajuk “Green Demokrasi: Arah Masa Depan Demokrasi Indonesia” di Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Senin (11/5/2026).(foto:awang)

Sultan mengatakan, upaya percepatan pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan para tokoh Sumbagsel di Palembang beberapa pekan lalu. Forum itu dihadiri menteri kabinet asal Sumbagsel serta para gubernur di kawasan tersebut.

“Saya menghadiri acara Sumbagsel di mana semua tokoh berkumpul. Kami dengan seluruh menteri dan gubernur telah membangun komitmen bersama. Kami diminta untuk menggerakkan seluruh sumber daya manusia asal Sumbagsel, termasuk dari Provinsi Bengkulu, untuk mendorong program-program prioritas,” ujar Sultan.

Ia mengakui saat ini pemerintah pusat tengah melakukan penyesuaian kebijakan dan efisiensi anggaran. Meski demikian, kondisi tersebut disebut tidak akan menghentikan perjuangan untuk membawa proyek strategis Bengkulu tetap masuk prioritas pembangunan nasional.

“Kita akan terus memperbarui perkembangan dan mendorongnya. Memang ada efisiensi dan penyesuaian kebijakan, tetapi saya sebagai putra Bengkulu tentu sudah menyiapkan langkah-langkah strategis agar program prioritas ini tetap berjalan,” tegasnya.

Menurut Sultan, pembangunan Tol Bengkulu-Lubuklinggau tidak sekadar menghadirkan jalur transportasi baru, tetapi juga menjadi penghubung utama distribusi logistik antara Bengkulu dan Sumatra Selatan. Kehadiran jalan bebas hambatan itu diyakini dapat memangkas biaya distribusi barang sekaligus mempercepat mobilitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, pengembangan pelabuhan juga menjadi bagian penting dalam strategi besar pembangunan kawasan. Sultan menilai integrasi antara akses tol dan pelabuhan akan membuka peluang ekspor-impor yang lebih luas bagi wilayah pesisir barat Sumatra.

“Integrasi jalan tol dan pelabuhan akan menjadi pintu penguatan ekonomi baru di kawasan barat Sumatra,” katanya.

Sultan optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh nasional asal Sumatra, dan dukungan lintas sektor dapat membantu menyelesaikan berbagai hambatan pembangunan, baik dari sisi birokrasi maupun pendanaan.

“Kita dorong terus, ini demi kemajuan ekonomi kita bersama,” tutupnya.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *