Alaku
Alaku

Bengkulu – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan perubahan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Bengkulu melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 011/SK/DPP/WX/2026 tertanggal 23 Oktober 2026.

Dalam keputusan yang ditetapkan di Jakarta tersebut, DPP PPP menunjuk Erwin Octavian sebagai Ketua DPW PPP Bengkulu dan Riki Supriadi sebagai Sekretaris DPW PPP Bengkulu.

Keputusan terbaru ini sekaligus mencabut dan membatalkan SK Nomor 0067/SK/DPP/WIII/2026 tertanggal 10 Februari 2026 tentang pengesahan susunan kepengurusan DPW PPP Bengkulu masa bakti 2026–2031, yang sebelumnya menunjuk April Yones sebagai Ketua DPW PPP Bengkulu.

DPP PPP menjelaskan bahwa perubahan kepengurusan tersebut mempertimbangkan mekanisme organisasi partai, termasuk kedudukan Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai forum permusyawaratan tertinggi di tingkat wilayah yang pelaksanaannya diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Selain itu, DPP mempertimbangkan adanya permohonan penundaan Muswil DPW PPP Bengkulu masa bakti 2021–2026 serta perlunya menjaga stabilitas internal dan keberlangsungan roda organisasi.

Melalui keputusan tersebut, DPP PPP menugaskan kepengurusan yang baru untuk melakukan konsolidasi dan penataan organisasi hingga terlaksananya Muswil yang sah sesuai ketentuan AD/ART hasil Muktamar X PPP.

Proses konsolidasi tersebut ditargetkan rampung paling lambat Desember 2026. DPP juga menyatakan bahwa sejumlah keputusan kepengurusan sebelumnya, termasuk SK Nomor 1328/SK/DPP/WVIII/2024 dan SK Nomor 0067/SK/DPP/WIII/2026 beserta lampirannya, tidak berlaku lagi sesuai ketentuan dalam keputusan terbaru.

Menanggapi terbitnya SK tersebut, Plt Ketua DPW PPP Bengkulu, Erwin Octavian, mengajak seluruh kader, pengurus, dan simpatisan PPP di Provinsi Bengkulu untuk menghormati keputusan DPP serta menjadikannya sebagai momentum memperkuat persatuan.

Menurut Erwin, perubahan kepengurusan harus disikapi secara dewasa dengan mengutamakan kepentingan partai di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab untuk merangkul seluruh elemen partai tanpa membedakan latar belakang maupun pandangan dalam dinamika internal sebelumnya.

“Dengan adanya keputusan DPP yang baru, mari kita hormati dan jalankan bersama. Saya mengajak seluruh kader PPP di Bengkulu untuk kembali merapatkan barisan. Tidak perlu lagi ada sekat atau perselisihan berkepanjangan. PPP adalah rumah besar kita bersama, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga persatuan dan membesarkan partai,” ujar Erwin.

Erwin berharap semangat rekonsiliasi menjadi landasan dalam menjalankan konsolidasi organisasi hingga tingkat kabupaten, kecamatan, desa, dan kelurahan.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan mengedepankan musyawarah menjadi kunci untuk menyatukan kembali kekuatan partai. Dengan demikian, seluruh kader memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam memperkuat PPP di Provinsi Bengkulu.

Erwin menilai PPP Bengkulu memiliki modal politik yang harus dipertahankan sekaligus dikembangkan untuk menghadapi Pemilu 2029.

Salah satu capaian yang disorotnya adalah keberhasilan PPP mengantarkan kader menjadi Ketua DPRD di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma.

Capaian tersebut, kata Erwin, merupakan hasil perjuangan bersama yang perlu dijadikan motivasi untuk meningkatkan soliditas organisasi, memperluas dukungan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap partai.

Karena itu, konsolidasi pascapenerbitan SK tidak hanya berfokus pada penataan kepengurusan, tetapi juga diarahkan pada penguatan kerja politik dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Erwin berharap seluruh kader dapat mengesampingkan perbedaan dan mengarahkan energi organisasi untuk mencapai target politik yang lebih besar pada Pemilu 2029.

“Mari kita rapatkan barisan dan melanjutkan prestasi yang sudah diraih PPP Bengkulu dengan memenangkan kader menjadi Ketua DPRD di Bengkulu Tengah dan Seluma. Jika kita solid, saling mendukung, dan bekerja bersama, insyaallah pada Pemilu 2029 nanti PPP bisa lebih kuat, lebih besar, serta semakin dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Dengan terbitnya SK terbaru DPP PPP, Erwin bersama jajaran kepengurusan yang ditunjuk memiliki tanggung jawab untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Muswil sesuai ketentuan partai.

Momentum ini diharapkan menjadi awal untuk mempererat persaudaraan seluruh keluarga besar PPP Bengkulu, menyatukan langkah, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam perjuangan politik menuju Pemilu 2029.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan