Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu mulai memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar seluruh kelompok usia masyarakat, mulai dari bayi hingga lanjut usia. Langkah itu ditandai dengan digelarnya Rapat Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hotel Adeva, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah mewakili Walikota Bengkulu. Dalam arahannya, Alex menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung suksesnya program nasional yang menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Diperlukan dukungan penuh dan integrasi pelayanan mulai dari Puskesmas hingga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama lainnya agar program ini berjalan optimal sesuai sasaran siklus hidup,” ujar Alex saat membacakan sambutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati mengungkapkan capaian program CKG di Kota Bengkulu saat ini baru mencapai 2,07 persen berdasarkan data aplikasi Dinas Kesehatan.
Angka tersebut masih jauh dari target akhir tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 26 persen. Adapun target jangka panjang program itu ditujukan untuk menjangkau 46 persen dari total penduduk Kota Bengkulu.
Untuk mempercepat capaian target, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mulai menyusun jadwal pemeriksaan kesehatan ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sekolah-sekolah di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama.
Program tersebut nantinya juga akan diintegrasikan dengan momentum penerimaan peserta didik baru agar jangkauan layanan semakin luas.
Nelli menjelaskan pemeriksaan kesehatan gratis menyasar seluruh kelompok umur, mulai dari bayi baru lahir, balita, anak sekolah, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Menurutnya, program CKG merupakan bagian dari upaya pencegahan sekunder atau skrining kesehatan yang sejalan dengan Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai salah satu pilar transformasi kesehatan nasional.
“Program PKG atau CKG ini merupakan bentuk nyata dari pencegahan sekunder yang memperkuat layanan promotif dan preventif di masyarakat,” kata Nelli.
Ia menambahkan pelayanan ILP di tingkat puskesmas kini telah dibagi dalam lima klaster utama, mulai dari layanan ibu dan anak, dewasa dan lansia, hingga penanggulangan penyakit menular dan layanan farmasi.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu berharap dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dapat berjalan maksimal dan menjangkau seluruh sasaran masyarakat di Kota Bengkulu.
“Kami berharap dukungan dari semua pihak untuk memfasilitasi tim CKG di lapangan agar sasaran pemeriksaan kesehatan di Kota Bengkulu bisa tercapai hingga 100 persen,” tutup Nelli.





