Alaku

Sidak BBM Subsidi di SPBU Bengkulu, Pertamina Pastikan Stok Aman dan Penyaluran Tepat Sasaran

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Polresta Bengkulu memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU (dok:istimewa)

BengkuluPertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Polresta Bengkulu memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok BBM mencukupi, pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, serta penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan.

Sidak berlangsung di beberapa SPBU di Kota Bengkulu pada 21-22 Juli 2026. Pengawasan difokuskan pada pemeriksaan penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), termasuk pencocokan QR Code, nomor polisi, hingga kondisi fisik kendaraan guna mencegah penyalahgunaan BBM subsidi.

Pada Selasa (21/7), tim gabungan bersama Polresta Bengkulu melakukan pemeriksaan di SPBU 24.382.04. Selain memastikan kesesuaian data kendaraan penerima BBM subsidi, petugas juga mengevaluasi kualitas pelayanan di SPBU.

Pengawasan kemudian dilanjutkan pada Rabu (22/7) bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu di empat SPBU, yakni SPBU 24.382.04, SPBU 24.382.05, SPBU 23.382.07, dan SPBU 24.382.26. Pemeriksaan meliputi ketersediaan stok BBM, kondisi antrean kendaraan, hingga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan pasokan BBM di seluruh SPBU yang diperiksa masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik Biosolar, Pertalite, Pertamax Series maupun Dex Series.

“Berdasarkan hasil dialog dengan masyarakat, konsumen masih dapat memperoleh Biosolar. Adapun antrean yang terjadi dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah konsumen, salah satunya akibat disparitas harga antara BBM subsidi dan non-subsidi. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu untuk membantu pengaturan antrean kendaraan di SPBU agar pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih tertib,” ujar Rico.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan Pertamina terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Kolaborasi Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Polresta Bengkulu merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjaga pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pertamina akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap stok dan penyaluran BBM di seluruh SPBU agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” kata Rusminto.

Pertamina juga memastikan pasokan BBM di wilayah Bengkulu dalam kondisi aman. Penyaluran dari Fuel Terminal ke seluruh SPBU terus dioptimalkan sesuai kebutuhan konsumsi masyarakat dan dipantau secara berkala untuk menjaga keandalan distribusi energi.

Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan serta memanfaatkan BBM subsidi sesuai dengan peruntukannya agar penyaluran tetap tepat sasaran.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan