Hari Jadi Kota Bengkulu, OPD Diminta Pasang Atribut Mulai 1 Maret
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah (foto:ist)

Pemkot Bengkulu Kejar Adipura dan PAD Digital, OPD Diminta Perkuat Kolaborasi

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluPemerintah Kota Bengkulu mendorong penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui digitalisasi.

Dorongan tersebut mengemuka dalam dua agenda strategis yang berlangsung, Rabu (29/4/2026), yakni arahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Focus Group Discussion (FGD) penguatan pendapatan daerah berbasis digital.

Kepala DLH Kota Bengkulu, Anshar Amin, menegaskan bahwa peningkatan kualitas lingkungan bukan tanggung jawab satu sektor, melainkan kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah.

Ia menyebut, DLH akan segera mendistribusikan data rencana aksi yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh OPD, camat, hingga lurah.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kita optimistis OPD, camat, dan lurah bisa bekerja sama untuk menembus target indeks kualitas lingkungan,” ujarnya.

Pemkot Bengkulu menargetkan peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup dari 40,88 menjadi 65, sekaligus mengincar penghargaan Adipura.

Anshar menyatakan optimisme target tersebut dapat tercapai melalui kerja lapangan yang konsisten dan terintegrasi.

Sementara itu, dalam FGD yang digelar di Ruang Hidayah II, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Febriansyah, menekankan pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk meningkatkan kinerja pendapatan daerah,” katanya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi membuka peluang besar dalam optimalisasi PAD, mulai dari efisiensi pemungutan, perluasan basis pajak dan retribusi, hingga peningkatan transparansi.

FGD tersebut menghadirkan Kepala BPKAD Yudi Susanda dan Kepala Bapenda Noni Yuliesti, dengan peserta dari jajaran perangkat daerah pengelola penerimaan.

Melalui forum ini, pemerintah berupaya mengidentifikasi potensi pendapatan yang belum tergarap, merumuskan strategi berbasis digital, serta memperkuat sinergi antarinstansi.

Medy menegaskan, keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada komitmen bersama, kesiapan regulasi, infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia.

“Saya harapkan seluruh peserta aktif berbagi inovasi agar strategi yang dihasilkan bisa langsung diterapkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan dua langkah paralel tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan peningkatan kualitas lingkungan dan kinerja keuangan daerah dapat berjalan seiring secara optimal.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *