Alaku

Bengkulu – Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) DPRD Kota Bengkulu menyoroti lambannya tindak lanjut Pemerintah Kota Bengkulu terhadap hasil pembahasan optimalisasi pendapatan daerah. Memasuki bulan kelima sejak pansus dibentuk, upaya peningkatan PAD dinilai belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Ketua Pansus PAD DPRD Kota Bengkulu, Pudi Hartono, mengatakan berbagai kajian dan rekomendasi yang telah disusun DPRD belum mendapat respons maksimal dari pihak eksekutif. Padahal, peningkatan PAD menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kemampuan fiskal daerah untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

“Kalau memang pemerintah serius, seharusnya hasil kerja yang sudah dilakukan DPRD didukung dan dibahas bersama. Jangan sampai upaya yang telah dilakukan pansus tidak mendapat tindak lanjut,” kata Pudi, Rabu (8/7).

Ia menjelaskan, sejak dibentuk, Pansus PAD fokus mengidentifikasi berbagai kendala yang menyebabkan penerimaan daerah belum optimal. Pembahasan mencakup evaluasi sektor pajak daerah, retribusi, hingga pemetaan potensi sumber pendapatan baru yang dinilai masih dapat dikembangkan.

Namun, hingga kini sejumlah rekomendasi yang dihasilkan belum dibahas secara intensif bersama Pemerintah Kota Bengkulu. Kondisi tersebut membuat berbagai langkah strategis yang diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah belum dapat direalisasikan.

Menurut Pudi, keberadaan Pansus PAD harus menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata, bukan sekadar memenuhi agenda kelembagaan. Ia menegaskan tujuan pansus adalah mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui kolaborasi seluruh pihak.

“Tujuan kami bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi bagaimana PAD Kota Bengkulu dapat meningkat. Karena itu dibutuhkan komitmen dan sinergi antara legislatif dan eksekutif,” tegasnya.

Pudi menambahkan, peningkatan PAD menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran daerah. Karena itu, seluruh potensi pendapatan harus dikelola secara optimal agar mampu memperkuat kemandirian fiskal sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan.

DPRD Kota Bengkulu memastikan Pansus PAD akan terus menjalankan tugas hingga menghasilkan rekomendasi yang dapat dijadikan acuan pemerintah daerah. DPRD juga berharap Pemerintah Kota Bengkulu segera merespons pembahasan bersama agar strategi peningkatan PAD dapat segera diimplementasikan demi mendorong pembangunan yang lebih optimal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan