Bengkulu – Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyerahkan bantuan langsung kepada korban kebakaran di Kelurahan Kebun Keling, Kota Bengkulu, yang menghanguskan rumah sekaligus bangunan PAUD milik Ibu Sulastri di kawasan samping Benteng Marlborough, Minggu (29/3/2026).
Bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu itu berupa uang tunai sebesar Rp20 juta, disertai makanan siap saji dan makanan ringan untuk meringankan beban keluarga terdampak pascakebakaran.
Kebakaran tersebut sebelumnya terjadi di Jalan Benteng No. 5, RT 05 RW 02, Kelurahan Kebun Keling, pada Minggu siang (23/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam insiden itu, dua unit bangunan dilaporkan hangus terbakar.
Salah satu bangunan yang terdampak merupakan rumah tinggal milik warga yang juga difungsikan sebagai gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dalam keterangan terbaru, bangunan PAUD Burniar Ceria yang didirikan Ibu Sulastri sejak 2010 turut ludes dilalap api.
Helmi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pemerintah akan mendorong pembangunan kembali bangunan yang terbakar melalui semangat gotong royong.
“Bersyukur tidak ada korban jiwa. Untuk bangunan, nanti kita bangun kembali secara gotong royong,” kata Helmi.
Sebelumnya, api dilaporkan pertama kali muncul dari sebuah rumah kosong yang berada di samping rumah warga, lalu dengan cepat merembet ke bangunan di sebelahnya yang digunakan sebagai area PAUD. Padatnya permukiman sempat membuat warga khawatir api menjalar ke rumah lain di sekitar lokasi.
Warga setempat sempat bergotong royong membantu evakuasi saat asap tebal membubung dari lokasi kebakaran, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Keluarga terdampak pun untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat mereka di wilayah RW 03 Kebun Keling.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu sebelumnya menyebut sebanyak 10 armada dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan warga. Proses pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, serta bantuan masyarakat sekitar.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Sosial juga lebih dulu menyalurkan bantuan masa panik kepada korban. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu Abriadi mengatakan bantuan yang diberikan mencakup pakaian, kasur, selimut, perlengkapan makanan, dan kebutuhan dasar lainnya.
“Bantuan ini terdiri dari pakaian, kasur, selimut, perlengkapan makanan, dan kebutuhan dasar lainnya. Ini merupakan bantuan pasca-panik sebagai bentuk tanggap darurat bencana,” ujar Abriadi.
Sementara itu, Ibu Sulastri menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada keluarganya. Ia berharap pemerintah terus hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah membantu. Semoga pemerintah terus hadir dan membantu masyarakat,” kata Sulastri.





