Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu kembali memperoleh tambahan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap ketiga tahun anggaran 2026 sebanyak 1.299 unit. Tambahan ini membuat seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu kini mendapatkan alokasi bantuan rumah layak huni.
Tambahan kuota tersebut diperoleh setelah Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bertemu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di ruang kerja Menteri PKP, Lantai 21 Wisma Mandiri Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (6/4). Pertemuan itu menjadi titik penting dalam penambahan alokasi BSPS untuk Bengkulu pada tahap ketiga.
“Alhamdulillah, Bengkulu kembali mendapatkan tambahan kuota BSPS. Ini merupakan bentuk perhatian besar pemerintah pusat, khususnya Menteri PKP, kepada masyarakat Bengkulu yang membutuhkan rumah layak huni,” kata Helmi Hasan.
Menurut Helmi, tambahan kuota ini menjadi kabar baik bagi masyarakat karena pada tahap ketiga seluruh daerah di Provinsi Bengkulu akhirnya telah masuk dalam daftar penerima. Sebelumnya, masih ada wilayah yang belum memperoleh alokasi bantuan.
Gubernur menegaskan pemerintah kabupaten dan kota harus mengawal ketat proses pendataan calon penerima agar program berjalan tepat sasaran. Ia menilai validitas data menjadi faktor utama agar seluruh kuota yang diberikan pemerintah pusat bisa terserap maksimal.
“Kami mendorong seluruh kabupaten dan kota untuk mengawal proses ini agar tepat sasaran. Apabila di lapangan terdapat data yang tidak valid, dapat segera dilakukan penggantian usulan. Hal ini menjadi kunci agar seluruh kuota yang dialokasikan dapat terserap maksimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan menjelaskan, alokasi sementara BSPS tahap ketiga untuk Bengkulu pada 2026 berjumlah 1.299 unit. Angka itu naik dari kuota sebelumnya sebanyak 1.172 unit.
“Alhamdulillah, Provinsi Bengkulu mendapatkan tambahan kuota dari sebelumnya 1.172 unit menjadi 1.299 unit. Bengkulu Selatan memperoleh 100 unit, Bengkulu Tengah 25 unit, dan Kabupaten Lebong mendapatkan tambahan dua unit,” ujar Irsan.
Ia menyebut tambahan tersebut berdampak signifikan karena sebelumnya Bengkulu Selatan dan Bengkulu Tengah belum mendapatkan alokasi. Dengan penambahan tahap ketiga ini, sembilan kabupaten dan satu kota di Bengkulu seluruhnya telah memperoleh kuota BSPS.
Di sisi lain, Menteri PKP Maruarar Sirait dalam pertemuan itu berharap pelaksanaan program BSPS berjalan sesuai target dan tepat sasaran. Pemerintah pusat menempatkan program ini sebagai bagian dari Program Strategis Nasional pembangunan tiga juta rumah.
Program BSPS juga diarahkan untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, pemerintah daerah diminta memastikan bantuan benar-benar menyasar warga yang paling membutuhkan.





