Helmi Hasan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Gebyar Semarak Merah Putih, UMKM hingga Pasar Murah Jadi Prioritas

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk menyelenggarakan Gebyar Semarak Merah Putih dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Program yang akan digelar selama 10 hari pada Agustus 2026 itu dirancang tidak hanya sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di seluruh kabupaten dan kota.
Kepastian pelaksanaan kegiatan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama pemerintah kabupaten dan kota melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Gubernur Bengkulu, Rabu (8/7/2026).
Helmi Hasan menjelaskan, anggaran pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih berasal dari dana penghargaan yang diterima Pemerintah Provinsi Bengkulu dari Kementerian Dalam Negeri setelah meraih predikat Terbaik I dalam pengendalian inflasi dan Terbaik I dalam penurunan angka pengangguran.
“Satu kategori hadiahnya Rp3 miliar. Kita memperoleh dua kategori terbaik, sehingga totalnya Rp6 miliar. Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih dan dibagikan secara merata kepada seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu,” ujar Helmi.
Menurutnya, program tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui pengendalian inflasi daerah, penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penciptaan lapangan kerja, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan pelestarian budaya daerah.
“Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian inflasi daerah, pemberdayaan pelaku UMKM, pembukaan lapangan kerja, serta memperkuat semangat nasionalisme dan pelestarian budaya lokal,” katanya.
Gebyar Semarak Merah Putih akan melibatkan seluruh perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, serta berbagai mitra strategis. Sejumlah agenda telah disiapkan, di antaranya operasi pasar murah, bazar UMKM, pelatihan digitalisasi UMKM, pentas seni budaya, pertunjukan ekonomi kreatif, lomba menggambar bagi siswa PAUD dan SD, pelayanan Samsat Keliling, hingga lomba karaoke tingkat desa.
Selain itu, pemerintah juga menghadirkan Job Fair yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Dharma Wanita Persatuan di setiap kabupaten dan kota turut menggelar Lomba Memasak Masakan Khas Daerah sebagai upaya melestarikan kuliner tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Berbagai layanan publik juga disediakan selama kegiatan berlangsung, mulai dari jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan gigi bagi siswa SD, senam jantung sehat, pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, konsultasi kesehatan, hingga donor darah. Rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih nantinya akan ditutup dengan konser yang menampilkan band-band lokal Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku seni daerah.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyambut positif kebijakan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang membagikan dana penghargaan kepada seluruh kabupaten dan kota. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami sangat senang karena reward yang diperoleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dibagikan kepada kabupaten dan kota. Dengan senang hati akan kami laksanakan karena kegiatan ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Bengkulu,” ujar Dedy.






