Alaku

Gusril Pausi Resmikan Samsat Desa di Kaur, Akses Pajak Dipermudah Target PAD Digenjot

Bupati Kaur Gusril Pausi resmi meluncurkan program Samsat Desa (Samdes) sebagai langkah percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, Selasa (28/4/2026).(Foto:fraky)

KaurBupati Kaur Gusril Pausi resmi meluncurkan program Samsat Desa (Samdes) sebagai langkah percepatan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, Selasa (28/4/2026). Program ini menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan lebih dekat ke masyarakat.

Peluncuran dilakukan di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Bengkulu Nasal, dipimpin langsung Gusril Pausi didampingi Wakil Bupati Abdul Hamid. Kegiatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah, Asisten II Pemprov Bengkulu H. Nandar Munadi, jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga para camat dan kepala desa.

Gusril menegaskan, program Samdes bukan sekadar seremoni, melainkan strategi konkret untuk mendekatkan pelayanan publik sekaligus mendorong kepatuhan wajib pajak di daerah.

“Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor Samsat induk. Cukup ke lokasi terdekat, prosesnya lebih cepat dan mudah,” ujar Gusril.

Melalui skema ini, layanan Samsat akan hadir setiap hari kerja di sejumlah titik KCP Bank Bengkulu. Untuk tahap awal, layanan dibagi dalam tiga wilayah, yakni Samdes Kecamatan Nasal, Samdes Kecamatan Tanjung Kemuning, dan Samdes Kecamatan Kaur Utara.

Kemudahan akses ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, yang selama ini kerap terkendala jarak dan waktu tempuh.

Di sisi lain, peluncuran Samdes juga bertepatan dengan program pemutihan denda pajak dari pemerintah provinsi. Momentum ini dinilai strategis untuk mendorong masyarakat melunasi tunggakan tanpa beban tambahan.

“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Bayar pajak sekarang lebih ringan dan aksesnya sudah dipermudah,” ujar salah satu pejabat dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kaur menekankan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur jalan, jembatan, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan.

Dengan hadirnya Samdes, pemerintah berharap kesadaran masyarakat meningkat, penerimaan daerah terdongkrak, dan pembangunan di Kabupaten Kaur dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan