Alaku

Pemdes Tanjung Pandan Rehabilitasi Jalan Usaha Tani, Akses Petani Kian Lancar

Pemerintah Desa Tanjung Pandan, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, merehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) dengan konstruksi rabat beton sepanjang 100 meter menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) (foto:frakyyudiansyah/repoeblik.com)

KaurPemerintah Desa Tanjung Pandan, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, merehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) dengan konstruksi rabat beton sepanjang 100 meter menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Pembangunan yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) itu ditujukan untuk memperlancar akses transportasi hasil pertanian dan mendukung aktivitas petani di wilayah setempat.

Rehabilitasi infrastruktur tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah desa meningkatkan konektivitas antarareal pertanian yang selama ini terkendala kondisi jalan rusak, terutama ketika musim hujan. Kerusakan jalan sebelumnya dinilai menghambat mobilisasi alat pertanian maupun distribusi hasil panen menuju pasar.

Pemdes Tanjung Pandan Rehabilitasi Jalan Usaha Tani, Akses Petani Kian Lancar
Pemerintah Desa Tanjung Pandan, Kecamatan Kaur Tengah, Kabupaten Kaur, merehabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) dengan konstruksi rabat beton sepanjang 100 meter menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Kamis (6/8/2026) (foto:frakyyudiansyah/repoeblik.com)

Kepala Desa Tanjung Pandan, Baharuddin, mengatakan pembangunan JUT dilaksanakan secara swakelola dengan memberdayakan tenaga kerja dari masyarakat desa. Selain memperbaiki infrastruktur, pola tersebut juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat.

“Pembangunan rehabilitasi jalan usaha tani ini bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dengan spesifikasi panjang 100 meter, lebar 3 meter, dan tebal 0,10 meter,” kata Baharuddin.

Ia menjelaskan, proyek tersebut telah melalui mekanisme musyawarah desa sebelum ditetapkan sebagai salah satu program prioritas pembangunan tahun ini. Pelaksanaan pekerjaan juga berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu, kualitas pekerjaan, maupun penggunaan anggaran.

Menurut Baharuddin, keberadaan jalan usaha tani yang lebih baik nantinya akan memudahkan petani mengakses lahan sekaligus mempercepat distribusi hasil panen sehingga biaya dan waktu angkut dapat lebih efisien.

“Alhamdulillah proses pembangunan berjalan lancar. Harapan kami, setelah selesai dibangun jalan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar dan mempermudah akses menuju lahan mereka,” ujarnya.

Pemerintah Desa Tanjung Pandan berharap rehabilitasi jalan usaha tani tersebut mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan produktivitas sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan desa, serta menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan