Direktur definitif Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu periode 2026–2030, H. M. Sahri,
Direktur definitif Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu periode 2026–2030, H. M. Sahri, (foto:anto)

Direktur Baru Dilantik, Pesantren Pancasila Bengkulu Didorong Kembali ke Masa Kejayaan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu resmi memiliki direktur definitif untuk masa bakti 2026–2030 setelah H. M. Sahri, S.H., M.H. dilantik pada Kamis (2/4). Pelantikan ini sekaligus menandai pergantian kepemimpinan dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Drs. Rusdi Bakar, M.Pd. kepada pimpinan baru.

Prosesi pelantikan berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu dan dihadiri Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khairil Anwar.

Dalam sambutannya, Khairil menegaskan optimisme pemerintah provinsi terhadap kepemimpinan baru di salah satu lembaga pendidikan keagamaan tersebut. Ia menilai H. M. Sahri memiliki modal kuat untuk membawa pesantren berkembang lebih jauh.

“Dengan wawasan dan jaringan yang dimiliki, beliau diyakini dapat membawa perubahan dan kemajuan yang lebih baik bagi pondok pesantren ini, bahkan mampu membangun kembali kejayaan Pesantren Pancasila seperti dahulu,” kata Khairil Anwar.

Menurut Khairil, peran Pondok Pesantren Pancasila juga dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia menyebut agenda mewujudkan Bengkulu yang religius menjadi salah satu misi penting Gubernur Helmi Hasan yang membutuhkan dukungan lembaga pesantren.

Ia menambahkan, Pondok Pesantren Pancasila selama ini menjadi salah satu pilar utama dalam menopang upaya tersebut, terutama dalam penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan karakter di tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur definitif Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu periode 2026–2030, H. M. Sahri, menyatakan komitmennya untuk memastikan keberadaan pesantren memberi dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Yang jelas, keberadaan pondok pesantren ini harus memberikan manfaat di tengah masyarakat serta membantu pemerintah dalam dunia pendidikan,” ujar Sahri.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh unsur yang memiliki keterkaitan dengan pesantren, termasuk para alumni dan pemangku kepentingan, untuk terlibat aktif dalam proses pengembangan lembaga tersebut.

Menurutnya, kemajuan Pondok Pesantren Pancasila Bengkulu tidak bisa dibangun secara sendiri-sendiri. Karena itu, dukungan bersama dinilai menjadi kunci agar pesantren semakin maju, berkembang, dan kembali memperkuat perannya di masa mendatang.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *