Lubuklinggau – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Lubuklinggau resmi memiliki ketua umum baru setelah Wahyudi Pratama terpilih memimpin Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Lubuklinggau periode 2026–2027 dalam Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-XII, Jumat (15/5/2026).
Musycab yang berlangsung di Gedung Ortom Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I itu digelar sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang tengah malam dan dihadiri kader IMM, enam komisariat se-Kota Lubuklinggau, organisasi otonom Muhammadiyah, serta sejumlah tamu undangan.
Pemilihan ketua umum menjadi agenda utama dalam forum tertinggi tingkat cabang tersebut. Tiga kandidat maju dalam kontestasi, yakni Wahyudi Pratama, Andri Rosidin, dan Al Ansori.
Sebelum pemungutan suara dilakukan, masing-masing kandidat menyampaikan visi dan misi di hadapan peserta sidang. Mereka memaparkan berbagai gagasan strategis terkait arah gerakan IMM ke depan, mulai dari penguatan kaderisasi hingga peningkatan peran organisasi dalam merespons persoalan sosial kemasyarakatan.
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan transparan. Berdasarkan hasil keputusan panitia pemilihan, Wahyudi Pratama ditetapkan sebagai Ketua Umum PC IMM Kota Lubuklinggau setelah meraih suara terbanyak dari peserta musyawarah.
Meski sempat muncul sejumlah dinamika dalam persidangan, seluruh proses Musycab tetap berjalan kondusif. Perbedaan pandangan di antara peserta disebut dapat diselesaikan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.
Dalam sambutannya usai terpilih, Wahyudi menegaskan amanah tersebut bukan kemenangan pribadi, melainkan hasil kebersamaan seluruh kader IMM Kota Lubuklinggau.
“Amanah ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan bersama seluruh kader PC IMM Kota Lubuklinggau. Saya mengajak seluruh elemen untuk bersatu memperkuat gerakan intelektual, keislaman, dan kemasyarakatan demi kemajuan organisasi ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyatakan komitmennya menjadikan IMM sebagai ruang kaderisasi yang aktif, progresif, dan responsif terhadap perkembangan zaman maupun persoalan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua PC IMM Kota Lubuklinggau periode sebelumnya, Slamet, berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program organisasi sekaligus meningkatkan eksistensi IMM di daerah.
“Saya berharap Immawan Wahyudi dapat meneruskan perjuangan dan meningkatkan kinerja PC IMM Kota Lubuklinggau agar IMM semakin berjaya dibandingkan masa kepengurusan saya,” katanya.
Musycab Ke-XII ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan kebangkitan baru bagi IMM Kota Lubuklinggau dalam memperkuat peran organisasi mahasiswa Islam yang berlandaskan nilai keilmuan, keagamaan, dan kemanusiaan.





