Sekda Bengkulu Buka Latsar 80 CPNS, Tekankan Integritas sebagai Jati Diri ASN

Bengkulu – Sebanyak 80 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari tiga pemerintah daerah di Bengkulu mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Gelombang I Angkatan I dan II Tahun Anggaran 2026 yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Aula Merah Putih Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bengkulu, Senin (22/6).
Pelatihan dasar tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa kompetensi saja tidak cukup bagi seorang aparatur sipil negara. Menurutnya, integritas harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN.
“PNS harus kompeten dan memiliki integritas yang tinggi. Integritas harus menjadi bagian dari jati diri seorang PNS,” ujar Herwan.
Peserta Latsar berasal dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara. Selama mengikuti pelatihan, mereka akan dibekali pengetahuan, sikap, dan nilai dasar yang diperlukan untuk menjalankan fungsi pemerintahan secara profesional.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPSDM Provinsi Bengkulu, Aswandi, berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab agar tujuan penyelenggaraan Latsar dapat tercapai secara optimal.
“Kami berharap para CPNS ini benar-benar menjadi calon ASN yang berintegritas, dan seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diharapkan,” kata Aswandi.
Melalui pelaksanaan Latsar ini, para CPNS diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan membangun karakter sebagai aparatur negara. Selain itu, internalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK diharapkan menjadi bekal dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menaruh harapan agar para peserta mampu menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif serta birokrasi yang semakin berkualitas di daerah.





