Dewan Pengawas RSHD Bengkulu Bahas Penguatan Tata Kelola dan Layanan Kesehatan
Pertemuan rutin Dewan Pengawas Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu yang digelar pada Rabu (13/8/25). (foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

RSHD Kota Bengkulu Siapkan Layanan Operasi Katarak Mulai Januari 2026

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu — Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu terus memperluas layanan kesehatan untuk meningkatkan akses pelayanan bagi masyarakat. Tahun ini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Bengkulu tersebut resmi menambah tiga layanan baru, yaitu Poli Paru, Poli Jiwa, dan layanan Patologi Anatomi.

Direktur RSHD Kota Bengkulu dr Lista Cerlyviera MM mengatakan bahwa pihaknya juga sedang mempersiapkan layanan operasi mata, khususnya operasi katarak, yang ditargetkan mulai berjalan pada Januari 2026. Layanan tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam meningkatkan layanan spesialis yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk poli mata sebenarnya sudah berjalan sekitar tiga bulan terakhir. Namun untuk operasi katarak masih dalam proses kredensial dengan BPJS Kesehatan. Insya Allah Januari 2026 sudah bisa kita lakukan di RSHD,” jelas dr Lista.

Proses kredensial dengan BPJS Kesehatan menjadi tahapan penting agar RSHD mendapatkan izin untuk melayani peserta BPJS tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain. BPJS Kesehatan telah menetapkan kuota operasi katarak sebanyak 20 pasien per bulan. “Kuotanya 20 pasien setiap bulan, jadi masyarakat peserta BPJS yang membutuhkan operasi katarak bisa kita bantu langsung di sini,” ujarnya.

Selain menyiapkan layanan operasi, RSHD juga telah membuka layanan pemeriksaan mata umum, meliputi keluhan mata kabur, mata merah, hingga pterigium. Pasien juga dapat melakukan pemeriksaan kebutuhan kacamata menggunakan peralatan modern milik rumah sakit. “Untuk pemeriksaan kacamata juga bisa dilakukan. Resepnya ditulis oleh dokter spesialis dan bisa diklaim melalui BPJS di optik yang ditunjuk,” tambahnya. Ia mengingatkan bahwa klaim penggantian kacamata hanya dapat dilakukan setiap dua tahun sekali sesuai ketentuan BPJS Kesehatan.

Sebelumnya, RSHD Kota Bengkulu telah menghadirkan tiga layanan baru, yakni layanan spesialis paru, poli mata, dan poli jiwa. Saat ini, layanan tersebut tengah diproses agar dapat sepenuhnya digunakan oleh pasien BPJS Kesehatan. Menurut dr Lista, bertambahnya layanan ini merupakan bagian dari komitmen RSHD dalam memperluas akses layanan kesehatan berkualitas dengan biaya terjangkau bagi warga Kota Bengkulu.

“Kita sudah punya layanan baru yaitu layanan spesialis paru, poli mata dan poli jiwa. Itu yang paling terbaru dari RSHD,” ujar dr Lista. Ia menambahkan bahwa dokter spesialis mata dan dokter spesialis jiwa yang bertugas telah menyelesaikan pendidikan spesialis sehingga siap memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Dengan terus bertambahnya layanan dan rencana pembukaan operasi katarak pada awal 2026, RSHD Kota Bengkulu menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit rujukan yang menyediakan layanan kesehatan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (ADV)

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *