Dinkes Kota Bengkulu Lakukan Pendataan Balita Antisipasi Stunting
Dinkes Kota Bengkulu - Foto Dok Siber Zone

Kasus Campak di Bengkulu Naik, Dinkes Temukan 16 Anak Terinfeksi

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluDinas Kesehatan Kota Bengkulu mencatat lonjakan kasus campak dengan total 16 kasus yang mayoritas menyerang anak-anak, memicu kewaspadaan pemerintah daerah terhadap penyebaran penyakit menular tersebut.

Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menyebut peningkatan ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan rendahnya cakupan imunisasi di masyarakat.

“Kasus campak meningkat, salah satunya dipicu rendahnya kesadaran orang tua dalam memberikan imunisasi lengkap kepada anak,” ujar Nelli, Rabu (6/5/2026).

Ia menegaskan, imunisasi campak atau MR menjadi langkah utama untuk mencegah penularan, terutama pada kelompok usia rentan seperti anak-anak.

Menurutnya, tanpa perlindungan vaksin yang memadai, anak lebih mudah terpapar virus yang ditandai dengan gejala demam, batuk, hingga munculnya ruam merah di tubuh.

Selain imunisasi, Dinkes juga mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) baik di lingkungan rumah maupun sekolah sebagai upaya menekan penyebaran.

Masyarakat diimbau memastikan anak mendapat asupan gizi seimbang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta menghindari kontak langsung dengan penderita yang menunjukkan gejala campak.

“Peran orang tua sangat penting dalam mencegah penularan, mulai dari imunisasi hingga menjaga kesehatan lingkungan,” kata Nelli.

Dinkes berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mempercepat pengendalian kasus, sehingga penyebaran campak di Kota Bengkulu tidak meluas.

Upaya pencegahan ini dinilai krusial untuk melindungi kesehatan anak-anak sebagai kelompok paling rentan terhadap penyakit tersebut.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *