Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku

Redaksi

Media siber repoeblik dibawah naungan PT. RAKYAT INDEPENDEN MEDIA. Dengan ini maka Media repoeblik patuh dan taat terhadap UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Peraturan Dewan Pers serta Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).


Susunan Redaksi dan Perusahaan 

REDAKSI

DEWAN REDAKSI
Zacky Antony

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB
Heryandi

REDAKTUR
Mahmud Yunus

WARTAWAN
Provinsi Bengkulu: Ardiyanto

Kota Bengkulu: Awang Konaevi
Lebong: Aan Ade Putra
Musi Rawas: Deni Irwansyah
Lubuklinggau: Jepri Irwansah

KONTRIBUTOR
Bengkulu Tengah: Andreas Putra
Bengkulu Utara & Mukomuko: Tommy Agung Raharjo
Seluma & Bengkulu Selatan: Nando
Rejang Lebong: Arman Suri
Kepahiang: Rian
Kaur: Fraky Yudiansyah
Musi Rawas & Lubuk Linggau: Surya Adewijaya


PERUSAHAAN

DIREKTUR UTAMA
Oktaliansyah

DIREKTUR KEUANGAN
Ellys Febrryanty

ADMINISTRASI
Filda Hulyani

DESAINER & KREATIF
Andika Saputra


PENERBIT
PT RAKYAT INDEPENDEN MEDIA

Akta Pendirian Perusahaan Nomor : 04 oleh Notaris Endang Purwanti, SH, M.Kn di Bengkulu

SK Menkumham RI Nomor : AHU-0040655.AH.01.01. 

Nomor Induk Berusaha (NIB) Nomor : 1271000731155

ALAMAT REDAKSI

Perumahan TR Blok G22 Desa Taba Jambu
Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah
Provinsi Bengkulu Indonesia 38378

PERWAKILAN SUMSEL

Jalan Jenderal Polisi Moch Hasan Griya Tanjung Sejahtera Kelurahan Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan

081 2720 99 276
redaksi@repoeblik.com


Layanan Hak Jawab dan Hak Koreksi Gmail: repoeblik@gmail.com

Wartawan repoeblik hanya tercantum dalam box redaksi dan dibekali identitas pengenal (id card).

Wartawan repoeblik wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik.

Saat menjalankan tugas, wartawan repoeblik tidak diperkenankan meminta dan menerima uang atau imbalan berbentuk apapun dari narasumber!


repoeblik tidak terkait dengan partai politik, nonpartisan, menghargai perbedaan dan keragaman, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Seluruh konten dalam repoeblik juga dilarang mengandung unsur hoaks, ujaran kebencian, dan SARA.