Polresta Bengkulu Pastikan Video Viral Geng Motor Rekaman Lama, Patroli Diperketat

Bengkulu – Polresta Bengkulu menegaskan video yang kembali beredar di media sosial dan dikaitkan dengan situasi keamanan di Kota Bengkulu merupakan rekaman lama yang kasusnya telah ditangani kepolisian. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu keresahan.
Penegasan itu disampaikan menyusul kembali viralnya video yang dinarasikan seolah menggambarkan kondisi keamanan terkini di wilayah Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil pengecekan, peristiwa dalam video tersebut bukan kejadian baru dan telah ditindaklanjuti aparat saat pertama kali terjadi.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, penyebaran kembali video lama tanpa disertai konteks yang benar berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
“Mengunggah kembali video lama tanpa memberikan konteks yang benar dapat menimbulkan persepsi keliru, memicu keresahan, dan menciptakan sensasi yang tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan,” ujar Rahmad Hidayat.
Sebagai langkah menjaga keamanan, Polresta Bengkulu telah melakukan berbagai upaya, mulai dari penanganan laporan, penyelidikan, pemetaan wilayah yang dinilai rawan, hingga meningkatkan intensitas patroli sebagai tindakan pencegahan.
Pada Sabtu (11/7/2026) hingga Minggu (12/7/2026), Polresta Bengkulu bersama seluruh polsek jajaran menggelar patroli skala besar dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) secara serentak di sejumlah titik yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli melibatkan seluruh satuan fungsi dengan sasaran aksi geng motor, balap liar, kejahatan jalanan, serta tindak pidana lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan tidak ditemukan adanya aktivitas geng motor di wilayah hukum Polresta Bengkulu selama operasi berlangsung.
Polresta Bengkulu mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diimbau mengutamakan informasi dari sumber resmi serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.






