Sidak Cafe Civas Temukan Botol Miras, Warga Minta Pengawasan Diperketat

Bengkulu – Langkah Pemerintah Kota Bengkulu bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas di Cafe Civas, kawasan Lapangan Golf, mendapat apresiasi dari warga. Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Kamis (9/7/2026), petugas menemukan sejumlah kamar kosong serta banyak botol bekas minuman keras yang disembunyikan di bagian belakang bangunan.
Sidak tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat dan pemberitaan yang menyoroti dugaan aktivitas prostitusi serta peredaran minuman keras di kafe tersebut. Temuan di lapangan kemudian menjadi perhatian warga yang berharap penertiban dilakukan secara berkelanjutan.

Salah seorang warga sekitar, DA (37), mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Bengkulu dan Satpol PP. Namun, ia menilai pelaksanaan sidak pada siang hari belum sepenuhnya efektif karena aktivitas di lokasi umumnya berlangsung pada malam hari.
“Kami sangat berterima kasih karena Pemkot dan Satpol PP langsung turun tangan setelah keluhan kami viral di media. Terbukti kan, ada ratusan botol miras dan kamar-kamar di sana. Tapi jujur, kami agak menyayangkan kenapa sidaknya dilakukan siang hari,” ujar DA.
Menurut DA, pemeriksaan pada malam hari dinilai lebih tepat karena menjadi waktu operasional tempat tersebut. Ia juga menyebut masih terdapat sekitar dua hingga tiga ruang karaoke yang belum sempat diperiksa saat petugas melakukan penyisiran.
Masyarakat berharap pemerintah tidak berhenti pada satu kali penertiban. Pengawasan rutin serta pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas di lokasi dinilai penting untuk memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar peraturan daerah.
Sebelumnya, aparat kepolisian juga telah meningkatkan pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Bengkulu. Pada 24 Mei 2026, Polresta Bengkulu menggelar razia di 11 lokasi hiburan malam sebagai langkah antisipasi peredaran narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan identitas, pengecekan barang bawaan, hingga tes urine secara acak terhadap sejumlah pengunjung.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat saat itu menegaskan razia dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjaga tempat hiburan malam tetap bebas dari penyalahgunaan narkotika. Hasil pemeriksaan di seluruh lokasi yang disasar tidak menemukan pelanggaran maupun barang bukti narkotika, namun kepolisian memastikan operasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkala.
DA berharap penertiban terhadap tempat hiburan yang diduga melanggar aturan terus dilakukan secara konsisten. Menurutnya, masyarakat siap mendukung langkah pemerintah dan aparat penegak hukum demi menjaga ketertiban, kenyamanan, serta keamanan lingkungan di kawasan Lapangan Golf.





