Bengkulu – Warga Bengkulu dikejutkan dengan kedatangan mendadak pesawat kepresidenan di Bandara Fatmawati Soekarno Putri, Minggu (6/4) sore. Pesawat yang membawa rombongan Presiden Prabowo Subianto tersebut sebelumnya dijadwalkan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadiri pertemuan kepala negara ASEAN membahas kenaikan tarif pajak dari Amerika Serikat.
Pesawat RI 1 mendarat sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung parkir di apron depan ruang VVIP. Penyambutan dilakukan oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu.
Meski sempat menarik perhatian warga dan dijaga ketat aparat keamanan, Presiden Prabowo tidak tampak keluar dari pesawat. Hanya terlihat beberapa orang membawa kotak bingkisan masuk ke dalam kabin. Sekitar 30 menit kemudian, pesawat kembali lepas landas.
Gubernur Helmi Hasan mengungkapkan bahwa transit mendadak tersebut bertujuan menjemput salah satu asisten pribadi Presiden, yang merupakan warga Bengkulu dan akan ikut dalam perjalanan ke Kuala Lumpur.
“Meskipun tidak sempat bertemu langsung dengan Presiden, kami sudah menitipkan pesan melalui asistennya, Saudara Agung, agar pembangunan di Bengkulu bisa menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Helmi, Minggu (6/4/25).
Gubernur menambahkan, dua hal utama yang disampaikan adalah pentingnya revitalisasi Pelabuhan Pulau Baai yang mengalami pendangkalan, serta pembangunan kawasan bandara untuk mendukung rute penerbangan internasional.





