Pemprov Bengkulu Perluas E-Presensi Mobile, Kolaborasi Digital Antardaerah Kian Diperkuat

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan memperluas replikasi aplikasi E-Presensi Mobile melalui kerja sama antarpemerintah daerah. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Kepahiang di Ruang Rapat Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (6/7/2026).
Penandatanganan kerja sama disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan Susmanto dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang Hartono. Dokumen PKS ditandatangani oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu Nelly Alesa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bengkulu Selatan Decky Zulkarnain, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Kepahiang Kushadi Cahyadi.
Herwan mengatakan kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat penerapan layanan pemerintahan berbasis elektronik sekaligus meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu memandang bahwa transformasi digital akan berjalan lebih optimal apabila dilaksanakan secara sinergis dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten/kota sebagai mitra strategis,” ujar Herwan.
Ia menjelaskan, replikasi aplikasi E-Presensi Mobile tidak hanya ditujukan untuk mendukung administrasi kepegawaian, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Meski menggunakan aplikasi yang sama, setiap pemerintah daerah tetap memiliki keleluasaan menyesuaikan implementasi sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing.
Menurut Herwan, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, mengurangi duplikasi pengembangan aplikasi, mempercepat digitalisasi layanan pemerintahan, serta memperluas pertukaran pengetahuan dan pengalaman antardaerah.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus memberikan dukungan dan pendampingan agar implementasi kerja sama berjalan optimal. Keberhasilan transformasi digital, kata Herwan, tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aplikasi, tetapi juga tata kelola yang baik, kualitas data, keamanan informasi, kapasitas sumber daya manusia, serta komitmen seluruh pihak.
“Keberhasilan penerapan sistem digital tidak hanya ditentukan oleh kesiapan aplikasi dan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang baik, kualitas data, keamanan informasi, kapasitas sumber daya manusia, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankan sistem secara konsisten,” tegasnya.
Melalui kerja sama ini, seluruh perangkat daerah dan tim teknis diminta segera menyusun tahapan implementasi secara terukur, menyesuaikan sistem dengan kebutuhan masing-masing daerah, serta menyiapkan mekanisme pendampingan dan evaluasi berkala. Replikasi E-Presensi Mobile diharapkan mampu meningkatkan disiplin, akuntabilitas, dan efektivitas kinerja aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di Provinsi Bengkulu.






