Pemkot Bengkulu Perkuat Dukungan Sensus Ekonomi 2026, 270 Petugas Lapangan Dilatih

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan memperkuat kesiapan petugas lapangan yang akan bertugas mengumpulkan data ekonomi masyarakat. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan pelatihan petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bengkulu, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung diikuti 270 peserta dalam tiga gelombang pelatihan itu dihadiri Kepala BPS Kota Bengkulu Iin Inayati, Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah mewakili Penjabat Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu Nurlia Dewi.
Dalam sambutannya, Alex Periansyah menegaskan bahwa tugas petugas sensus memiliki peran strategis karena data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan daerah maupun nasional.
“Dari tangan saudara-saudara, data sosial ekonomi keluarga dan data usaha dari berbagai sektor ekonomi akan dikumpulkan, diolah, direkapitulasi, dan dianalisis sehingga menjadi acuan dalam melihat perkembangan ekonomi daerah maupun nasional,” kata Alex saat membacakan sambutan Pj Sekda Kota Bengkulu.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan, pemetaan potensi investasi, hingga penyusunan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran. Data tersebut juga dibutuhkan untuk mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
BPS Kota Bengkulu menjelaskan bahwa pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman konseptual dan teknis petugas sebelum terjun ke lapangan. Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan itu juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi seluruh petugas agar data yang dikumpulkan akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pelatihan dilaksanakan melalui kombinasi metode daring dan luring. Pembelajaran daring dilakukan melalui aplikasi Pusdiklat BPS, sedangkan sesi tatap muka berlangsung selama tiga hari efektif di Two K Azana Style Hotel Bengkulu.
Khusus Gelombang III, sebanyak 102 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi dalam empat kelas. Untuk memastikan kesiapan peserta, BPS juga menggelar pre-test, post-test, dan ujian pendalaman materi.
Alex menegaskan Pemerintah Kota Bengkulu telah mengambil berbagai langkah untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Salah satunya melalui penerbitan surat edaran Wali Kota Bengkulu yang menginstruksikan camat, lurah, hingga pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus.
Selain itu, dukungan juga datang dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk kepolisian, kejaksaan, TNI, serta seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bengkulu.
“Kesuksesan Sensus Ekonomi bukan hanya tanggung jawab BPS, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Alex mengingatkan seluruh petugas lapangan untuk menjaga etika dan menghormati masyarakat saat melakukan pendataan. Ia meminta petugas bekerja sesuai prosedur dan tidak membawa kepentingan lain di luar tugas sensus.
“Laksanakan tugas pendataan sesuai prosedur yang telah diterima selama pelatihan sehingga data yang diperoleh benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.






