Pemkot Bengkulu Kucurkan Rp2,6 Miliar, Pasar Barukoto Disiapkan Jadi Pusat Kuliner Modern

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melanjutkan revitalisasi Pasar Barukoto I pada 2026 dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar dari APBD. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan perdagangan bersejarah sekaligus menjadikannya sebagai pusat wisata kuliner modern di Kota Bengkulu.
Revitalisasi ini merupakan salah satu program yang didorong Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny Tobing untuk mengembalikan geliat ekonomi lokal di kawasan yang pernah menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat pada era 1980-an hingga 1990-an.
Melalui penataan ulang tersebut, Pasar Barukoto akan dibangun dengan konsep yang lebih bersih, tertata, terang, dan memiliki nilai estetika yang mampu menarik minat masyarakat maupun wisatawan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, mengatakan pekerjaan fisik tahun ini akan difokuskan pada peningkatan fasilitas perdagangan serta penguatan infrastruktur pendukung di sekitar kawasan pasar.
Menurutnya, revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi bangunan yang ada, tetapi juga menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman dan representatif bagi para pedagang maupun pengunjung.
“Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan infrastruktur yang representatif bagi warga kota. Revitalisasi Pasar Barukoto I ini tidak hanya sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan menyulapnya menjadi sentra ekonomi baru berkonsep modern,” kata Noprisman.
Ia menjelaskan sejumlah fasilitas yang menjadi prioritas dalam pembangunan meliputi penataan area perdagangan, perbaikan sistem drainase, peningkatan kebersihan lingkungan, serta penyediaan lahan parkir yang lebih memadai.
“Fokus kami adalah memastikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli dengan fasilitas yang bersih, sistem drainase yang baik, serta area parkir yang jauh lebih luas,” ujarnya.
Lebih lanjut, Noprisman menyebut konsep pusat kuliner modern yang akan dikembangkan nantinya juga diproyeksikan menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan berbagai produk khas Bengkulu.
Keberadaan sentra kuliner tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan destinasi baru di kawasan Kota Tua Bengkulu yang memiliki nilai sejarah dan budaya.
Dengan wajah baru yang lebih tertata dan modern, Pemkot Bengkulu berharap Pasar Barukoto dapat kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat serta menjadi salah satu daya tarik wisata yang mampu menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, dan UMKM secara berkelanjutan.






