Karcis Suban Air Dipertanyakan, Kadis Pariwisata RL dan Pengelola Angkat Bicara

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Polemik karcis masuk di objek wisata Suban Air Panas mencuat usai seorang pengunjung, Untung Setiawan, warga Lubuk Linggau, mengeluhkan adanya pungutan tanpa karcis resmi saat berkunjung pada hari ketiga Lebaran 2025.

“Kami datang untuk rekreasi, tapi malah kecewa. Biaya masuk Rp10.000 per orang tapi tidak diberi karcis. Ini terkesan ilegal, seperti pungutan liar,” kata Untung kepada media, Rabu (2/4/2025).

Ia mendesak pemerintah daerah segera melakukan penertiban terhadap pengelolaan objek wisata agar potensi seperti Suban Air Panas benar-benar memberi kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Seharusnya ini menjadi sumber PAD, bukan malah dikelola asal-asalan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Dodi Syahdani, S.Sos, memberikan klarifikasi. “Gerbang masuk sudah dibekali karcis resmi, Pak, dari Pemda,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Sabtu (5/4).

Senada dengan itu, pengelola Suban Air Panas, Surya, juga membantah tudingan tidak adanya karcis. “Karcis ada di meja. Mungkin terjadi miskomunikasi, tapi bukan berarti tidak disediakan sama sekali,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada hari yang sama.

Insiden ini memicu perhatian publik terkait pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan destinasi wisata daerah. Diharapkan kejadian serupa tak terulang dan kepercayaan wisatawan dapat terjaga demi kemajuan pariwisata Rejang Lebong.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *