Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memastikan kembali menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, dengan skema penyaluran yang difokuskan ke masjid yang belum pernah menerima bantuan serupa.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, menyebut alokasi bantuan tersebut telah ditetapkan sesuai arahan pemerintah pusat, sementara pengiriman hewan kurban masih dalam proses.
“Untuk jatah dari Presiden, kita mendapat satu ekor. Alokasinya sudah kita tetapkan untuk masjid yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya, tinggal menunggu pengiriman,” ujar Medy.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemkot Bengkulu juga menggerakkan partisipasi internal melalui perangkat daerah dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna meningkatkan jumlah hewan kurban tahun ini.
Ia mengungkapkan, kontribusi dari BUMD diperkirakan mencapai 30 ekor sapi, yang akan melengkapi partisipasi dari pejabat dan aparatur sipil negara (ASN).
“Dari BUMD sudah ada ancang-ancang sekitar 30 ekor. Ditambah ASN dan pejabat, kita harapkan totalnya bisa mendekati 100 ekor sapi,” katanya.
Medy menegaskan, pengumpulan hewan kurban tidak bersifat wajib, melainkan imbauan karena merupakan bagian dari ibadah. Para ASN diarahkan untuk berkurban secara kolektif di masing-masing perangkat daerah.
Distribusi daging kurban nantinya akan dikoordinasikan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Bengkulu untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
Sesuai arahan Wali Kota, prioritas penyaluran tahun ini difokuskan pada masjid-masjid yang belum pernah menerima bantuan kurban pada tahun-tahun sebelumnya.
“Pak Wali berpesan agar diutamakan masjid yang belum pernah dapat bantuan. Kita ingin manfaatnya benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tutup Medy.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi bantuan serta memastikan nilai sosial dari ibadah kurban dirasakan lebih merata oleh warga Kota Bengkulu.





