Alaku

Seluma – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Seluma, Hendri Satrio, S.Sos., M.I.Kom., meninjau langsung progres pembangunan dua unit Jembatan Garuda di Desa Padang Merbau, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Rabu (5/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Dua jembatan yang dibangun berada di bagian hulu dan hilir desa yang selama ini menjadi akses vital bagi aktivitas warga.

Dalam kegiatan itu, Hendri didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Seluma yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Seluma, Zetman, Kepala Desa Padang Merbau Eliyan Hardoni, Ketua BPD Padang Merbau Hekson Jaya, Babinsa Desa Padang Merbau Widodo, serta sejumlah warga.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Hendri mengatakan progres pembangunan kedua jembatan telah memasuki tahap akhir dan pengerjaannya terus dikebut.

“Hari ini kami bersama Sekretaris Komisi I DPRD Seluma dan Kepala Desa melihat langsung progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Padang Merbau. Alhamdulillah pekerjaannya sudah hampir selesai. Harapan kami, masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jembatan rusak segera dapat menikmati akses yang lebih aman dan nyaman,” ujar Hendri.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa.

“Kami mewakili masyarakat Desa Padang Merbau mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto atas kepeduliannya terhadap masyarakat desa. Terima kasih juga kepada Panglima TNI, Dandim 0425/Seluma, serta Babinsa yang telah mendukung terlaksananya pembangunan dua unit Jembatan Garuda ini,” katanya.

Menurut Hendri, keberadaan dua jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas sehari-hari, memperlancar akses menuju lahan pertanian, serta meningkatkan mobilitas warga.

“Kami memastikan pembangunan dua unit Jembatan Garuda ini berjalan dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pihak pelaksana agar tetap mengutamakan kualitas pekerjaan sehingga jembatan memiliki daya tahan yang baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Yang paling penting adalah kualitas pembangunannya. Jangan hanya mengejar cepat selesai, tetapi juga harus kuat dan sesuai standar sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Hendri mengungkapkan bahwa kerusakan dua jembatan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat. Namun, pembangunan tidak memungkinkan dibiayai melalui dana pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD karena kebutuhan anggarannya cukup besar.

“Kalau hanya mengandalkan dana Pokir tentu tidak mencukupi karena kebutuhan anggarannya cukup besar. Oleh karena itu kami terus berupaya mencari alternatif bantuan, dan alhamdulillah akhirnya pembangunan Jembatan Garuda dapat direalisasikan. Kini jembatan sudah berdiri kokoh dan tinggal menunggu penyelesaian akhir,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan