Alaku
Alaku

Sultan Najamudin Dorong Penguatan SDM Maritim, KMO University Tawarkan Kuliah Gratis

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin menerima gelar Doctor Honoris Causa (Dr HC) dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), dalam seremoni akademik di Busan, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).(dok:pribadi)

Jakarta – Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) di bidang kelautan dan kemaritiman melalui kerja sama pendidikan dengan Korean Maritime and Ocean (KMO) University. Dorongan itu disampaikan saat Sultan menerima kunjungan Rektor KMO University Prof. DR. Ryoo Dong Keun di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026), sebagai langkah memperkuat kapasitas SDM untuk mengelola potensi ekonomi maritim Indonesia.

Sultan yang merupakan alumni KMO University menilai Indonesia memiliki kepentingan besar untuk memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi yang secara khusus bergerak di bidang kemaritiman dan kelautan.

“Sebagai alumni KMO kami mengucapkan selamat datang di lembaga DPD RI. Indonesia sangat berkepentingan untuk belajar dan bekerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi khusus ilmu kemaritiman dan kelautan seperti KMO University,” ujar Sultan.

Menurut Sultan, kebutuhan terhadap tenaga ahli kemaritiman semakin penting karena Indonesia merupakan negara kepulauan dengan potensi blue economy yang besar. Ia menilai institusi pendidikan bidang kelautan dan kemaritiman di Indonesia perlu dikembangkan agar lebih lengkap, unggul, dan memiliki standar internasional.

Sultan menyebut potensi laut Indonesia mencakup berbagai sektor, mulai dari industri perikanan dan garam hingga carbon storage. Karena itu, penguatan pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi untuk memastikan potensi tersebut dapat didukung SDM yang memadai.

“Oleh karena itu, kami mendorong pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan lembaga pendidikan tinggi layaknya KMO University,” katanya.

Ia juga menekankan peran pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki keahlian di sektor kelautan dan kemaritiman. Menurut Sultan, kebutuhan tersebut berkaitan langsung dengan pengembangan industri perikanan, perkapalan hingga aspek keamanan laut.

“Menyiapkan SDM unggul di bidang kemaritiman dan kelautan sangat penting dan mendesak guna mendukung program prioritas pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. DR. Ryoo Dong Keun menyampaikan KMO University membuka kesempatan bagi anak muda Indonesia untuk menempuh pendidikan secara gratis. Selain pendidikan, kampus tersebut juga menawarkan kesempatan magang bagi SDM Indonesia di sejumlah perusahaan pelayaran Korea.

“Kami juga memberikan kesempatan magang kepada SDM Indonesia untuk mengembangkan kapasitas serta pengalaman kerja di bidang pelayaran di banyak perusahaan pelayaran Korea,” ujar Ryoo.

KMO University, lanjut Ryoo, juga membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia untuk mengembangkan keilmuan khusus bidang kemaritiman dan kelautan. Ia berharap dukungan Sultan dapat mendorong perhatian pemerintah Indonesia terhadap masa depan ekonomi biru sekaligus memperkuat kerja sama kedua negara dalam menyiapkan SDM maritim.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan