Bengkulu – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Bengkulu resmi membuka kegiatan Latihan Kader I (LK I) yang digelar di UPTD Balai Pertanian Bengkulu, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan kaderisasi dasar itu dibuka langsung Ketua Umum HMI Cabang Bengkulu, Muhammad Bintang Tuah Dinasti, di tengah tingginya antusiasme mahasiswa untuk mengikuti proses pengkaderan di Komisariat Hukum UNIB.
Ketua Umum HMI Komisariat Hukum UNIB, Try Mustaqim, mengatakan jumlah pendaftar LK I tahun ini mencapai 75 orang. Angka tersebut dinilai menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk bergabung dan berproses di HMI.
“Tercatat sebanyak 75 orang mendaftarkan diri sebagai calon peserta LK I HMI Komisariat Hukum UNIB. Ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk bergabung dan berproses di HMI, khususnya di Komisariat Hukum UNIB,” ujar Try Mustaqim.
Ia menegaskan LK I bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan ruang pembentukan karakter, intelektualitas, serta penguatan nilai perjuangan bagi calon kader HMI.
Menurutnya, forum kaderisasi tersebut menjadi tahap awal bagi peserta untuk memahami nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemahasiswaan, termasuk tanggung jawab moral sebagai mahasiswa hukum di tengah masyarakat.
“LK I ini bukan hanya tentang mengikuti forum selama beberapa hari, tetapi bagaimana peserta mampu menanamkan nilai perjuangan, membangun pola pikir kritis, serta memperkuat komitmen keummatan dan kebangsaan,” katanya.
Try berharap kader yang lahir dari LK I HMI Komisariat Hukum UNIB mampu menjadi insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta memiliki tanggung jawab terhadap terwujudnya masyarakat adil dan makmur.
Di sisi lain, peserta LK I juga menyampaikan harapan agar forum kaderisasi tersebut mampu menjadi ruang memperluas wawasan, membangun relasi, serta melatih kemampuan berpikir kritis.
Mereka berharap HMI Komisariat Hukum UNIB tetap konsisten mencetak kader yang progresif dan menjaga nilai intelektual maupun moralitas dalam setiap gerakan mahasiswa.
Pelaksanaan LK I ini diharapkan menjadi bagian dari proses kaderisasi berkelanjutan HMI dalam melahirkan generasi muda yang berintegritas serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kampus, masyarakat, bangsa, dan agama.





