Bengkulu – Kepala Dinas KominfoTik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun media sosial yang mengatasnamakan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan menawarkan hadiah kepada warga.
Ia menegaskan, akun-akun tersebut merupakan modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat daerah untuk menarik perhatian masyarakat.
“ Tetap hati-hati dan waspada dengan penipuan. Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak pernah mengadakan sayembara apa pun menggunakan akun Helmi Hasan, jadi jangan mudah percaya,” ujar Nelly saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya, masyarakat harus lebih teliti jika menerima pesan, baik melalui media sosial maupun WhatsApp, yang mengatasnamakan Gubernur Bengkulu.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak pernah meminta data pribadi atau menjanjikan hadiah melalui akun pribadi pejabat.
“Jika ada pesan seperti itu, sebaiknya jangan langsung dipercaya. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu,” kata Nelly.
Lebih lanjut, ia menyebut maraknya akun palsu tidak lepas dari tingginya popularitas Gubernur Bengkulu saat ini, sehingga dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
“Gubernur Bengkulu memang sedang berada di posisi atas sebagai kepala daerah favorit, sehingga ada pihak yang mencoba memanfaatkan ketenaran tersebut,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming hadiah yang tidak jelas sumbernya, serta segera melaporkan jika menemukan akun mencurigakan.





