Apel Hari Bakti Rimbawan ini dipimpin langsung Kepala DLHK Provinsi Bengkulu Safnizar, S.Hut., M.P., Kamis (12-3-26)(foto:okta)
Apel Hari Bakti Rimbawan ini dipimpin langsung Kepala DLHK Provinsi Bengkulu Safnizar, S.Hut., M.P., Kamis (12-3-26)(foto:okta)

Hari Bakti Rimbawan ke-43, DLHK Bengkulu Tegaskan Komitmen Kelola Hutan Berkelanjutan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 digelar Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Kamis (12/3) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor DLHK Provinsi Bengkulu dengan diikuti jajaran pegawai serta para insan rimbawan di lingkungan pemerintah daerah.

Apel Hari Bakti Rimbawan ini dipimpin langsung Kepala DLHK Provinsi Bengkulu Safnizar, S.Hut., M.P. Peringatan tahun ini mengangkat tema “Kerja Ikhlas, Tata Kelola Berkualitas, Rimbawan Membangun Kehidupan Berkelanjutan.”

Dalam amanatnya, Safnizar mengajak seluruh peserta apel memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberi kesempatan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43. Menurutnya, peringatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen menjaga kelestarian hutan.

Ia menjelaskan, hutan merupakan anugerah yang sangat berharga bagi Indonesia. Selain berfungsi sebagai sumber ekonomi, kawasan hutan juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyediakan udara bersih, menjadi sumber air, serta habitat bagi beragam keanekaragaman hayati.

“Peringatan Hari Bakti Rimbawan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengingat kembali tanggung jawab besar kita sebagai insan rimbawan dalam menjaga, melestarikan, serta mengelola sumber daya hutan secara bijaksana,” ujar Safnizar.

Sementara itu, ia juga menyoroti berbagai tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan hutan saat ini. Perubahan iklim, kerusakan lingkungan, kebakaran hutan, hingga meningkatnya tekanan terhadap sumber daya alam menjadi persoalan yang harus dihadapi bersama.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut para rimbawan bekerja lebih keras sekaligus menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas tata kelola kehutanan menjadi langkah penting untuk memastikan kelestarian hutan tetap terjaga.

Di sisi lain, Safnizar menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam pengelolaan hutan. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga pemangku kepentingan lainnya dinilai perlu bersinergi agar upaya menjaga hutan dapat berjalan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya sangat diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui momentum Hari Bakti Rimbawan tahun ini, Safnizar juga mengajak seluruh jajaran DLHK Provinsi Bengkulu meningkatkan kinerja serta menghadirkan inovasi dalam pengelolaan hutan.

“Semoga melalui kerja yang ikhlas dan tata kelola yang berkualitas, kita mampu mewujudkan hutan yang lestari dan kehidupan yang berkelanjutan bagi bangsa Indonesia,” tutupnya.

Apel peringatan Hari Bakti Rimbawan ke-43 tersebut berlangsung khidmat dan menjadi pengingat bagi para rimbawan di Bengkulu untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai warisan alam bagi generasi mendatang.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *