Dinas Perikanan Kaur Mulai Pulihkan Produksi Benih Ikan, Distribusi Dijadwalkan Agustus
Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Kaur, Mardani, S.Pi, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/5/2026). (foto:fraky)

Dinas Perikanan Kaur Mulai Pulihkan Produksi Benih Ikan, Distribusi Dijadwalkan Agustus

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

KaurPemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Perikanan mulai memulihkan produktivitas Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Suku Tiga, Kecamatan Nasal, setelah sempat mengalami penurunan produksi. Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bibit ikan para pembudidaya di wilayah setempat pada 2026.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Kaur, Mardani, S.Pi, mengatakan proses pemulihan saat ini telah memasuki tahap penyiapan indukan. Sejumlah calon induk ikan disebut sudah dalam kondisi sehat dan siap menjalani pemijahan.

Dinas Perikanan Kaur Mulai Pulihkan Produksi Benih Ikan, Distribusi Dijadwalkan Agustus
Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kaur (foto:fraky)

“Insyaallah produksi benih mulai berjalan pada Juli 2026. Kalau sesuai tahapan, Agustus benih sudah bisa disalurkan kepada petani ikan,” kata Mardani saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, jenis ikan yang dikembangkan di BBI meliputi ikan nila, ikan lele, dan ikan mas. Ketiga komoditas tersebut dipilih karena menjadi kebutuhan utama masyarakat serta memiliki nilai ekonomi bagi pembudidaya lokal.

Menurutnya, dukungan anggaran untuk pengadaan pakan sebenarnya telah tersedia tahun ini, meski pemanfaatannya belum berjalan optimal. Namun demikian, Dinas Perikanan memastikan proses produksi tetap berjalan sesuai target yang telah disusun.

Pemkab Kaur juga menyiapkan pola distribusi bibit bersubsidi guna membantu masyarakat. Kelompok pembudidaya tertentu akan menerima bantuan bibit gratis sesuai kuota, sementara sebagian lainnya mendapatkan keringanan dengan membayar setengah harga.

“Sementara untuk masyarakat perorangan, pembelian bibit cukup membayar separuh dari harga normal. Untuk bantuan gratis tetap menyesuaikan kuota yang tersedia,” ujar Mardani.

Ia menambahkan, pihaknya masih mengajukan tambahan alokasi bantuan bibit ikan ke pemerintah pusat agar lebih banyak masyarakat yang bisa menerima manfaat program tersebut.

Program pemulihan produksi benih ikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan sektor budidaya perikanan di Kabupaten Kaur sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, hasil budidaya ikan nantinya juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga melalui penjualan ke pasar lokal di berbagai kecamatan di Kabupaten Kaur.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *