Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyerahkan 50 unit meja portable kepada pelaku UMKM di kawasan Belungguk Point, Minggu (12/4/2026) malam, sebagai bagian dari upaya memperkuat geliat ekonomi sekaligus menata wajah kawasan tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Dedy bersama Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, jajaran staf ahli, asisten, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Bengkulu.
Sejumlah perwakilan perbankan turut hadir dalam kegiatan itu, antara lain Bank Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Bengkulu, menandai dukungan lintas sektor terhadap pengembangan UMKM di kota tersebut.
Suasana penyerahan berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional dari Sanggar Seni Muaro Bungo yang menyambut kedatangan rombongan wali kota di kawasan Belungguk Point.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, menjelaskan bantuan meja portable tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UKM provinsi. “Sebanyak 50 unit meja portable akan kita serahkan malam ini kepada pelaku UMKM di Belungguk Point,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat daya tarik kawasan. “Kami ingin kawasan ini menjadi lebih cantik dan lengkap sehingga memperindah wajah kota,” katanya.
Dedy Wahyudi dalam kesempatan itu menyoroti perubahan signifikan Belungguk Point dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut kawasan yang sebelumnya gelap dan identik dengan aktivitas negatif kini telah bertransformasi menjadi ruang publik yang lebih tertata.
“Dulu kawasan ini gelap dan sering digunakan untuk aktivitas negatif. Sekarang sudah berubah, menjadi terang, cantik, dan ramai,” ujar Dedy.
Meski demikian, ia menegaskan pembangunan tidak akan berhenti di kawasan tersebut. Pemerintah kota tahun ini akan memperluas pembangunan hingga ke wilayah perkampungan.
Menurutnya, sejumlah proyek strategis telah disiapkan, di antaranya penataan Kampung Cina menjadi kawasan kota lama serta kelanjutan pembangunan Pasar Barukoto. Bahkan, pemerintah juga merencanakan pembangunan kantor wali kota di kawasan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Dedy juga meminta dukungan sektor perbankan untuk ikut mendorong pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Pantai Panjang.
“Saya minta dukungan dari pihak perbankan untuk bersama-sama membangun, masing-masing 10 gazebo di kawasan wisata Pantai Panjang,” tutupnya.





