DPRD Bengkulu Siap Panggil PT RAA Jika Penolakan Desa Terbukti Diabaikan
Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain (foto:anto)

Teuku Zulkarnain Minta Program Sosial Bengkulu Tak Terdampak Efisiensi Anggaran

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, meminta pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelayanan sosial bagi masyarakat lanjut usia dan kelompok rentan meski saat ini tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, program kemanusiaan tidak boleh dikurangi hanya karena alasan penghematan belanja daerah.

Teuku menegaskan pemerintah wajib hadir memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok lansia yang dinilai memerlukan perhatian lebih dari negara.

“Ini orang tua kita semua. Mereka harus kita rawat dan kita bantu seperti kita merawat orang tua sendiri,” kata Teuku, Kamis (28/5/2026).

Ia mengaku masih prihatin melihat banyak warga lanjut usia di Bengkulu yang membutuhkan bantuan sosial dan pelayanan pemerintah. Karena itu, Teuku meminta Dinas Sosial Provinsi Bengkulu segera menyampaikan kebutuhan mendesak terkait penanganan persoalan sosial di daerah.

Menurutnya, langkah penanganan terhadap masyarakat rentan tidak boleh ditunda dengan alasan keterbatasan atau efisiensi anggaran pemerintah.

“Kalau menyangkut kemanusiaan dan sosial masyarakat, tidak ada alasan untuk mengurangi pelayanan,” tegasnya.

Di sisi lain, Teuku menilai anggaran daerah seharusnya lebih difokuskan pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat dibanding kegiatan yang tidak menyentuh kebutuhan publik secara nyata.

Ia juga meminta perhatian pemerintah tidak hanya terfokus kepada lansia, tetapi turut memperkuat bantuan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk pelayanan kesehatan dan dukungan sosial lainnya.

“Fokus pemerintah hari ini harus kepada masyarakat. Program-program sosial harus diperkuat,” ujarnya.

Menurut Teuku, slogan “Bantu Rakyat” yang selama ini digaungkan pemerintah harus diwujudkan melalui kebijakan konkret dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat bawah.

“Yang dibutuhkan rakyat itu tindakan nyata, bukan hanya slogan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan tugas pemerintah bukan hanya mengatur penggunaan anggaran, melainkan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan pelayanan yang layak. Karena itu, seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu diminta lebih fokus menjalankan program yang memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan warga.

“Pemerintah wajib membantu masyarakat dengan maksimal,” tutup Teuku.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *