Pemprov Bengkulu Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Simpang Lima Jadi Pusat Kebersamaan

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mematangkan persiapan pelaksanaan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di kawasan Simpang Lima, Kota Bengkulu, pada Minggu dini hari mendatang. Kegiatan ini disiapkan sebagai ruang berkumpul masyarakat untuk menyaksikan partai puncak sepak bola dunia sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan warga.
Persiapan acara melibatkan sejumlah unsur, yakni Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Polda Bengkulu, Korem 041/Garuda Emas, serta Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Kolaborasi tersebut dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Zahirman Aidi, mengatakan nobar final Piala Dunia diharapkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat Bengkulu.
“Nonton bareng ini kami siapkan sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat Bengkulu untuk menikmati momen final Piala Dunia secara bersama-sama. Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung aman, tertib, dan meriah,” ujar Zahirman.
Selain menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 melalui layar besar, masyarakat juga akan disuguhi berbagai hiburan. Panitia menyiapkan penampilan band dari Polda Bengkulu serta sejumlah kegiatan pendukung yang dikemas untuk memeriahkan suasana.
Tidak hanya itu, panitia juga menyediakan berbagai hadiah door prize bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan nobar sebagai bentuk apresiasi sekaligus menambah semarak acara.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, pemerintah bersama aparat keamanan akan menyiapkan fasilitas pendukung, pengaturan arus lalu lintas, serta sistem pengamanan di sekitar lokasi kegiatan. Masyarakat yang hadir diimbau mematuhi arahan petugas dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap nobar final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola bergengsi, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang mampu menumbuhkan semangat sportivitas, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.






