Lebong – Anggota DPRD Kabupaten Lebong Dapil III, Revi Doyosi, memastikan pembangunan kembali jembatan gantung di Tik Sirong, Kecamatan Topos, akan direalisasikan pada pertengahan tahun 2026 setelah sebelumnya putus akibat banjir bandang 2024.
Kepastian itu disampaikan Revi saat melaksanakan reses masa sidang I tahun 2026 di Kantor Camat Topos, Sabtu (11/4/2026). Ia menyebut proyek tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang dilakukan bersama pihak terkait.
“Alhamdulillah, perjuangan kita selama ini tidak sia-sia. Jembatan gantung di Tik Sirong akan dibangun pertengahan tahun 2026,” ujar Revi.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lebong itu menjelaskan, rencana pembangunan jembatan tersebut telah melalui koordinasi dengan Bidang Bina Marga Dinas PUPR-Hub Lebong.
Menurutnya, keberadaan jembatan itu sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama para petani yang setiap hari melintasi jalur tersebut menuju area perkebunan.
“Setiap hari ratusan petani melintas ke kebun, jadi ini memang kebutuhan mendesak,” katanya.
Revi juga mengungkapkan estimasi anggaran pembangunan jembatan gantung tersebut berkisar Rp500 juta.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penganggaran hingga proyek benar-benar terealisasi sesuai harapan masyarakat.
“Saya akan terus mengawal anggaran dan berkoordinasi dengan PUPR sampai jembatan ini dibangun,” tutupnya.
Pembangunan kembali jembatan Tik Sirong diharapkan mampu memulihkan akses vital warga yang sempat terputus sejak bencana banjir bandang dua tahun lalu.





