Alaku

Pemprov Bengkulu Dukung Program ITF, Inovasi Pembangunan Rendah Karbon Segera Hadir di Enggano

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menerima audiensi perwakilan Lestari Alam Laut Nusantara (LATUN) di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026). (dok;pemprovbengkulu)

BengkuluPemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Program Innovation and Technology Fund (ITF) di Pulau Enggano sebagai upaya mendorong pembangunan rendah karbon berbasis inovasi dan teknologi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di wilayah terluar Bengkulu.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, saat menerima audiensi perwakilan Lestari Alam Laut Nusantara (LATUN) di ruang kerjanya, Rabu (8/7/2026). Pertemuan itu membahas koordinasi pelaksanaan Program ITF yang akan dilaksanakan di Desa Ka’ana, Pulau Enggano.

Program ITF merupakan bagian dari Low Carbon Development Initiative (LCDI) Phase 2 yang didukung pendanaan Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) dan disalurkan oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Keuangan.

Dalam audiensi tersebut, LATUN memaparkan rencana penandatanganan kerja sama dengan Universitas Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara sebagai wilayah administratif pelaksanaan program. Organisasi tersebut juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, termasuk kehadiran Gubernur Bengkulu pada agenda penandatanganan kerja sama.

Menanggapi hal itu, Herwan Antoni menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang diusung LATUN. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pelestarian lingkungan.

Ia menegaskan pembangunan berkelanjutan membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, kolaborasi dalam pelaksanaan Program ITF dinilai sejalan dengan komitmen daerah dalam mendukung pembangunan yang ramah lingkungan.

Melalui pelaksanaan Program Innovation and Technology Fund di Pulau Enggano, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap inovasi berbasis teknologi dapat berkembang lebih luas di wilayah kepulauan. Selain mendukung pembangunan rendah karbon, program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Desa Ka’ana dan sekitarnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan