Bengkulu – Program orang tua asuh yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendapat respons positif dari kalangan pelajar. Sejumlah siswa penerima manfaat mengaku merasakan langsung dampak program itu, tidak hanya dalam bentuk dukungan, tetapi juga perhatian dan kedekatan emosional dari para orang tua asuh.
Salah satu anak asuh, Mutiara, siswi kelas XII SMAN 4 Kota Bengkulu, mengatakan dirinya semula tidak mengetahui adanya program tersebut. Namun setelah menjadi bagian dari program, ia merasakan perubahan yang cukup besar dalam kesehariannya.
“Awalnya kami tidak tahu ada program ini, sehingga kami diasuh oleh salah satu kepala dinas provinsi Bengkulu, yakni Ibu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ibu Safnizar,” kata Mutiara.
Menurut Mutiara, kehadiran orang tua asuh membuat dirinya bersama teman-teman merasa lebih diperhatikan. Ia menilai hubungan yang terjalin tidak sekadar formal, tetapi seperti memiliki sosok orang tua tambahan yang peduli terhadap perkembangan mereka.
Hal serupa disampaikan Rafly Ardiansyah, siswa SMAN 4 Kota Bengkulu. Ia menyebut program itu mampu membangun kedekatan yang nyata antara anak asuh dan orang tua asuh melalui pertemuan rutin maupun kunjungan langsung.
“Setiap bulannya kami ditemui ibu, kami bertemu di rumah makan, bahkan ibu juga bersilaturahmi ke rumah kami dan bertemu langsung dengan orang tua kami,” ujar Rafly.
Di sisi lain, apresiasi juga datang dari penerima manfaat lainnya, Gunadi. Dalam video yang diunggah melalui akun TikTok Helmi Hasan, ia berharap program orang tua asuh bisa menjangkau lebih banyak pelajar di Bengkulu.
“Semoga semakin banyak anak-anak yang menerima program orang tua asuh ini, dan semoga para orang tua asuh diberikan rezeki yang berlimpah,” kata Gunadi.
Program orang tua asuh dinilai para pelajar tidak hanya memberi bantuan dari sisi materi. Lebih dari itu, program tersebut dinilai menghadirkan dukungan moral, perhatian, dan kedekatan yang dibutuhkan siswa dalam menjalani pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Dengan respons positif dari para penerima manfaat, program yang digagas Pemerintah Provinsi Bengkulu itu diharapkan terus diperluas. Harapannya, semakin banyak pelajar yang dapat merasakan manfaat serupa dari kehadiran orang tua asuh.





