Mian Tegaskan Jalan Provinsi Mulus 2029, SMA Garuda Rejang Lebong Mulai Dibangun

Rejang Lebong – Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Bengkulu hingga 2029 saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (2/4). Dalam forum itu, Mian juga mengumumkan pembangunan SMA Garuda akan direalisasikan di Rejang Lebong tahun ini.
Musrenbang RKPD 2027 digelar di Kantor Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan membahas sinkronisasi program prioritas daerah hingga nasional. Sejumlah agenda pembangunan akan dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Dalam arahannya, Mian menyebut Musrenbang menjadi ruang penting untuk memilah usulan masyarakat agar program yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan paling mendesak. Menurutnya, tidak semua aspirasi dapat langsung diakomodasi dalam perencanaan pembangunan.
“Melalui Musrenbang di Rejang Lebong ini, penekanannya adalah kita tidak bisa mengakomodasi semua aspirasi masyarakat. Karena itu, harus dipilah mana yang menjadi prioritas,” kata Mian.
Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama dirinya, pemerintah provinsi akan terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa. Fokus utama yang dipertahankan, kata dia, adalah pembenahan infrastruktur dasar agar konektivitas antarwilayah semakin baik.
“Efisiensi yang terjadi jangan sampai membuat kita menjadi lambat dalam bekerja. Arahan gubernur jelas, yang masuk skala prioritas adalah pembangunan infrastruktur jalan, dengan target seluruh jalan provinsi mulus hingga akhir 2029,” ujarnya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menghambat pelaksanaan program strategis. Mian pun berharap masyarakat memberi dukungan terhadap percepatan pembangunan yang saat ini terus digenjot pemerintah provinsi.
Di sisi lain, Mian turut membawa kabar soal sektor pendidikan di Rejang Lebong. Ia memastikan pembangunan SMA Garuda akan dimulai di kabupaten tersebut dan menjadi satu-satunya daerah yang mendapatkan proyek tersebut dalam waktu dekat.
“Satu-satunya kabupaten yang akan dibangun SMA Garuda sudah jelas, insyaAllah tahun ini dilakukan peletakan batu pertama,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menekankan pentingnya proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari bawah. Menurut dia, aspirasi masyarakat harus dihimpun secara bertahap agar kebijakan yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan daerah.
“Musyawarah perencanaan pembangunan perlu dilakukan mulai dari tingkat desa, kecamatan, DPRD, hingga kabupaten untuk menjawab aspirasi masyarakat dan dirumuskan dalam rencana kerja pemerintah daerah,” kata Hendri Praja.
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Rejang Lebong menjadi salah satu tahapan penting dalam penyusunan arah pembangunan daerah. Forum ini diharapkan mampu menyatukan prioritas antara pemerintah kabupaten dan provinsi, terutama pada sektor infrastruktur dan pendidikan yang menjadi sorotan utama dalam pembahasan tahun ini.






