Bengkulu Tengah – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-123 di Desa Tengah Padang, Kabupaten Bengkulu Tengah, tetap berlangsung meskipun cuaca ekstrem dengan hujan deras disertai angin kencang.
Inspektur Upacara, Heriyandi Roni, menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-123 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik tetapi juga melalui peningkatan mental dan wawasan kebangsaan.
“Selain pembangunan fisik seperti pembukaan akses jalan yang menghubungkan Desa Tengah Padang dan Desa Jayakarta, program TMMD juga bertujuan untuk membina kreativitas masyarakat serta memperkuat wawasan kebangsaan,” ujar Heriyandi Roni.
Bantuan Sembako dan Program Penghijauan
Setelah upacara pembukaan, Komandan Kodim 0407 KB, Kolonel Inf Widi Rahman, bersama Pj Bupati Bengkulu Tengah menyerahkan paket bantuan sembako kepada masyarakat. Selain itu, dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-123, juga dilakukan penanaman pohon sebagai upaya penghijauan di wilayah tersebut.
Dukungan UMKM dalam TMMD 123
Meskipun hujan deras, Komandan Kodim 0407 KB dan Pj Bupati Bengkulu Tengah menyempatkan diri untuk meninjau pameran UMKM yang diselenggarakan di lokasi upacara pembukaan. Mereka bahkan memborong berbagai dagangan yang dipamerkan oleh para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
“Ini salah satu bentuk dukungan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui program UMKM,” kata Heriyandi Roni saat memilih produk yang dipamerkan di stand UMKM.
PSMTI Bengkulu Turut Hadir dalam TMMD 123
Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Bengkulu, Iryanka Aditya, turut hadir dalam upacara pembukaan TMMD Reguler ke-123. Meski cuaca hujan deras, ia tetap bersemangat berbaur bersama ibu-ibu Persit Kartika Chandra.
Menurut Iryanka, TMMD merupakan salah satu bentuk pemerataan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembukaan akses jalan sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain pembangunan fisik, TMMD juga memberikan pembinaan kreativitas dan wawasan bela negara bagi generasi muda,” ujar Iryanka.
Program TMMD Reguler ke-123 tahun 2025 ini membuka akses jalan yang menghubungkan Desa Tengah Padang dengan Desa Jayakarta. Akses ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar desa serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi para petani dan pekebun yang menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian dan perkebunan.





