Kadiskominfo Ingatkan Warga Waspadai Akun Palsu yang Catut Nama Pj Sekda Bengkulu

Bengkulu – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, mengimbau masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul beredarnya akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah. Akun tersebut diduga digunakan untuk menyebarkan pesan dan nomor WhatsApp fiktif guna mengelabui calon korban.
Peringatan itu disampaikan setelah Pemerintah Kota Bengkulu menemukan adanya akun media sosial yang mencatut nama dan identitas Pj Sekda tanpa izin. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan klarifikasi resmi untuk mencegah potensi penipuan yang merugikan masyarakat.
Nurlia menegaskan akun yang beredar tersebut bukan milik Medy Pebriansyah dan tidak memiliki keterkaitan dengan Pemerintah Kota Bengkulu.
“Kami memastikan bahwa akun Facebook yang beredar tersebut bukanlah akun milik bapak Pj Sekda Medy Pebriansyah. Akun itu dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja mengambil keuntungan pribadi dengan mencatut nama serta jabatan Sekda,” kata Nurlia, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, modus pencatutan identitas pejabat melalui media sosial kerap digunakan pelaku untuk memperoleh keuntungan dengan cara menipu atau memengaruhi calon korban. Karena itu, masyarakat diminta lebih teliti sebelum merespons pesan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
Pemerintah Kota Bengkulu juga meminta masyarakat untuk mengabaikan segala bentuk komunikasi, permintaan, maupun informasi yang berasal dari akun palsu tersebut. Warga diminta tidak mudah memberikan data pribadi ataupun menindaklanjuti permintaan yang mencurigakan.
Selain masyarakat umum, imbauan serupa juga ditujukan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang diterima melalui media sosial maupun aplikasi perpesanan.
“Diimbau kepada seluruh ASN Pemkot Bengkulu dan masyarakat luas untuk selalu berhati-hati dan jangan mudah percaya. Jika merasa ragu terhadap akun yang menghubungi Anda, silakan langsung menghubungi pihak Diskominfo Kota Bengkulu atau mengonfirmasikannya langsung kepada yang bersangkutan,” ujar Nurlia.
Pemkot Bengkulu berharap masyarakat semakin waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang memanfaatkan identitas pejabat publik. Langkah verifikasi sebelum menanggapi pesan atau permintaan tertentu dinilai penting untuk menghindari potensi kerugian akibat penyalahgunaan media sosial oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.






