Alaku
Alaku

Helmi Hasan Siapkan Semarak Merah Putih Rp6 Miliar, UMKM dan Budaya Jadi Fokus

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 di Grage Hotel Bengkulu, Selasa (12/5).(foto:anto)

BengkuluPemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan program pesta rakyat bertajuk “Semarak Merah Putih” dengan total anggaran mencapai Rp6 miliar. Program tersebut digagas sebagai ajang hiburan masyarakat sekaligus penguatan ekonomi daerah melalui pelibatan UMKM dan promosi budaya lokal.

Gubernur Helmi Hasan mengatakan anggaran program berasal dari dua penghargaan nasional yang diterima Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Program Semarak Merah Putih ini berasal dari hadiah inflasi terbaik se-Sumatera Rp3 miliar dan penghargaan penurunan angka kemiskinan serta pengangguran Rp3 miliar. Jadi totalnya Rp6 miliar,” ujar Helmi Hasan, Selasa (12/5/2026).

Menurut Helmi, program tersebut akan digelar di 12 titik berbeda di wilayah Provinsi Bengkulu. Pemerintah provinsi akan menangani langsung pelaksanaan pada titik pertama, sementara kegiatan di lokasi lainnya akan melibatkan sejumlah pihak, termasuk Universitas Bengkulu.

Ia menjelaskan, setiap daerah nantinya akan menggelar rangkaian kegiatan selama 10 hari penuh dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas budaya.

Sejumlah daerah yang masuk dalam agenda Semarak Merah Putih di antaranya Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Kaur, Mukomuko, Bengkulu Utara, hingga Seluma.

Helmi menilai program tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bengkulu.

“Orang nanti akan ramai datang, bukan hanya dari Bengkulu saja. Kita akan hadirkan artis nasional, tokoh agama nasional, budayawan nasional maupun lokal,” katanya.

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, Pemprov Bengkulu juga menyiapkan ruang khusus bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk lokal, hasil pertanian, hingga kerajinan masyarakat.

Pemerintah provinsi berharap program tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah Bengkulu ke tingkat nasional.

“UMKM dan masyarakat yang ingin menjual hasil bumi maupun hasil karya akan kita fasilitasi,” tutup Helmi Hasan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku
Alaku

Iklan