Helmi Hasan Gandeng BKN Evaluasi Kinerja ASN Tiga Bulan Sekali

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat tata kelola aparatur sipil negara (ASN) dengan menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk melaksanakan evaluasi kinerja secara berkala. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas birokrasi sekaligus mendorong pelayanan publik yang lebih optimal.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat menerima audiensi Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, di Balai Raya Semarak, Senin (3/8/2026). Pertemuan itu membahas penguatan manajemen ASN, mulai dari sistem evaluasi kinerja hingga mekanisme pengisian jabatan yang berbasis kompetensi.
Helmi mengusulkan agar evaluasi kinerja ASN dilakukan bersama BKN setiap tiga bulan. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara rutin akan menjadi instrumen untuk mengukur capaian kinerja perangkat daerah sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan.
“Ke depan kita ingin evaluasi kinerja ASN dilakukan secara berkala bersama BKN, minimal setiap tiga bulan. Dengan begitu, kita dapat melihat capaian kinerja setiap perangkat daerah sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujar Helmi Hasan.
Selain evaluasi kinerja, Helmi menegaskan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu harus mengedepankan prinsip objektivitas. Menurutnya, setiap posisi strategis, termasuk kepala sekolah, harus diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme.
“Pengisian jabatan harus dilakukan secara objektif dan berdasarkan kompetensi. Kita ingin orang-orang terbaik mengisi posisi yang tepat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang, Heni Sri Wahyuni, menyatakan kesiapan BKN mendukung upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam memperkuat sistem manajemen ASN. Dukungan tersebut mencakup pelaksanaan evaluasi kinerja maupun pembinaan kepegawaian yang selaras dengan penerapan sistem merit.
“BKN siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam pelaksanaan evaluasi kinerja maupun penguatan sistem manajemen ASN. Harapannya, tata kelola kepegawaian di Bengkulu semakin profesional, akuntabel, dan berbasis merit,” ujar Heni.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan terwujudnya birokrasi yang semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Peningkatan kualitas ASN juga diharapkan mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah sesuai semangat Program Bantu Rakyat.






